Ketapang, Kalbar – Beritainvestigasi.com// Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meresmikan Jembatan Gantung Dusun Lipat Gunting di Desa Suak Burung, Kecamatan Manis Mata, Jumat (25/9/2026). Kehadiran infrastruktur terpanjang di Kabupaten Ketapang ini menjadi angin segar bagi mobilitas dan konektivitas warga setempat.
Kedatangan rombongan Bupati disambut prosesi ritual adat setempat. Suasana haru dan syukur mewarnai acara peresmian yang ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis.
Usai pemotongan pita, Alexander Wilyo melintasi jembatan tersebut bersama Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama, Anggota DPRD Ketapang Akim, jajaran Kepala OPD, Forkopimcam Manis Mata, para kepala desa, serta tokoh adat dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Alexander menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sebatas fisik infrastruktur, melainkan urat nadi yang menyambung sektor ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan warga di wilayah selatan Ketapang.
”Jembatan ini bukan hanya sekadar infrastruktur, tapi urat nadi kehidupan sosial masyarakat. Dengan berfungsinya Jembatan Lipat Gunting, akses warga menjadi lebih cepat, aman, dan mudah,” ujar Alexander.
Pembangunan jembatan gantung terpanjang di Ketapang ini bersumber dari APBD Kabupaten Ketapang TA 2023 sebagai tindak lanjut aspirasi masyarakat melalui reses DPRD. Proyek ini merealisasikan visi daerah “Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri”, khususnya fokus pada pemerataan infrastruktur.
Bupati juga mengimbau masyarakat untuk menjaga aset vital tersebut. Jembatan gantung ini dirancang khusus untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua sesuai kapasitasnya.
“Jangan sampai setelah dibangun kita lupa menjaganya. Mari kita rawat bersama agar manfaatnya terasa dalam jangka panjang,” tegasnya.
Selain peresmian Jembatan Lipat Gunting, Pemkab Ketapang memperkuat konektivitas wilayah dengan memperbaiki Jembatan Gantung Sengkuang Merabong yang sempat terputus akibat banjir pada 2022 lewat APBD TA 2025.
Pada momen yang sama, diserahkan pula bantuan hasil kolaborasi dengan perusahaan lokal berupa alat pemadam kebakaran untuk enam desa, seragam sekolah, serta bantuan Posko Karhutla.
Dengan beroperasinya Jembatan Lipat Gunting, warga Desa Suak Burung kini terhubung langsung ke pusat Kecamatan Manis Mata dan ruas jalan provinsi. Akses distribusi hasil tani, pendidikan, dan layanan publik kini semakin cepat dan efisien.(Verry)















