Bupati Kukar Ajak Warga Genting Tanah Manfaatkan Kelompok Tani

Kutai Kartanegara, Kaltim – Beritainvestigasi.com. Bupati Kukar,  Edi Damansyah beserta rombongan kunjungi Warga Desa Genting Tanah dalam rangka berikan penyuluhan pentingnya peran Kelompok Tani sekaligus serahkan bantuan sarana dan prasarana kepada Warga dan Ketua RT.

“Saya berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok- kelompok tani yang menerimanya,” ucap Edi usai menyerahkan secara simbolis bantuan bibit padi dan sarana penunjang keberlangsungan kelompok tani kepada Warga Genting Tanah di halaman Kantor Desa Genting Tanah, Kecamatan Kembang Janggut, Senin (09/10/2023).

“Memang belum semua bisa mendapatkan bantuan ini, bikin Kelompok Tani itu susah senang harus sama-sama, itu baru namanya kelompok. Jadi kalau ada anggota yang kurang sehat atau kurang paham tentang kelompok, kita topang.  Kita bantu karena bantuan ini bukan orang perorang melainkan kelompok bersama,” ucapnya.

Selain itu, dalam sambutannya Edi juga menjelaskan pentingnya peran Kepala Desa terhadap keberhasilan Kelompok Tani dan keterampilan bersama-sama dalam mengelola kelompok Tani

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Kepala Desa Genting Tanah karena sudah memberikan sarana dan prasarana ke para Petani melalui program dana desa, tolong manfaatkan dengan baik,” tuturnya.

Edi juga menjelaskan bahwa, sekitar 38% warga Kukar menggantungkan nasibnya di bidang pertanian. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kukar melalui program Kukar Idaman fokus dalam membangun sektor pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif

“Sekitar 38 % penduduk Kukar hidupnya hari-hari di bidang pertanian ini, makanya Kami, Kukar Idaman salah satu fokus kerjanya adalah pembangunan pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif. Ini adalah bagian dari lingkaran kehidupan Masyarakat Kutai Kartanegara berada di situ, terutama pertanian dalam arti luas, seperti budidaya ikan dan sebagainya, itu dari sini dari Kukar ke Samarinda,” tegas.Edi.

Lanjutnya, termasuk juga pertanian holtikultur sayur-sayuran ke Pasar Segiri itu lebih besar dari Kutai Kartanegara. Makanya Kabupaten Kukar itu unggul 10 Kabupaten Kota di Kaltim. Kukar itu paling unggul Holtiknya seperti tanaman cabe, sayur, tomat

“Alhamdulillah hari ini 42 % beras dari Kaltim itu Kukar. Ini harus Kita pertahankan, Kita tingkatkan. Saya juga berharap kepada Pak Kades, warga Kita yang pra sejahtera tolong didata yang dibawa garis kemiskinan, itu harus Kita libatkan pada Kelompok Tani supaya mereka juga merasakan bagian kelompok ini,” ungkapnya

Katanya, Benih yang dibagikan tolong ditanam dan dirawat dengan baik, apalagi cuaca Kita sekarang sedang mengalami pancaroba yang cukup tinggi. Jadi, memang tantangan bagi para Petani sangat tinggi. Saya berharap kepada Pak Kades, Tokoh-Tokoh Agama, lakukan doa bersama, kita minta hujan. Melalui silaturahim ini, Teman-Teman Kelompok Tani mempersiapkan langkah apabila perlu bantuan kepada Kami, pemerintah, dalam situasi kemarau seperti ini. Bapak, Ibu, Saudara-Saudara sekalian, mudah-mudahan upaya dan langkah ini bukan hanya di sektor pertanian tapi ekonomi kreatif dan ekonomi mikro juga bisa berjalan kalau memang kelompok ini membutuhkan pelatihan, tolong disampaikan

Edi juga menambahkan bahwa pentingnya pemberdayaan perempuan oleh Pemerintah Desa selain Lembaga Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Ia menyarankan agar dibentuk Kelompok Pembinaan para Janda (Kopaja) yakni program kewiurasaahan khusus para Janda yang belum mempunyai keterampilan untuk dilatih agar bisa berwirausaha

“Tenggarong sudah ada kita bentuk namanya Kopaja. Ini Kita bentuk khusus para Janda yang belum ada pekerjaan yang belum punya keterampilan itu akan dilatih, supaya bisa bekerja sungguh-sungguh yang real,” kata Edi.

Diterangkannya, bagi Janda-Janda ada pelatihan tata rias supaya Duda juga naksir, candanya. Kenapa ini harus Kita bentuk kelompoknya? karena harus dilatih setelah punya keterampilan nanti didampingi dan dikasih modal untuk berwirausaha dan kredit Kukar Idaman tanpa bunga, ini sudah banyak di Tenggarong dan sekitarnya dilibatkan.
Saya juga berharap di Kembang Janggut ini ada dibentuk untuk warga kita yang belum punya.


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *