Dengan Dalih Tanpa Persetujuan Dirinya Ketua DPRD Lingga Tarik Surat Dengar Pendapat dari Kantor BKD.

Lingga, Kepri – Beritainvestigasi.com. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lingga tarik surat penetapan jadwal dengar pendapat yang dilayangkan Komisi l Fraksi Partai Golkar dari Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lingga dengan dalih tanda tangan tidak atas persetujuan dirinya. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi l DPRD lingga, melalui via telepon seluler, Rabu (09/06/2021).

“Iya bang, informasi Pak Ketua menarik surat dari kantor BKD itu benar. Dan meski surat ditarik Pak Ketua, namun kami sebagai salah satu bagian perwakilan rakyat dari Komisi l Fraksi Partai Golkar tetap melangsungkan agenda kegiatan dengar pendapat yang sudah ditetapkan jadwalnya hari ini di kantor BKD Lingga terkait permasalahan diputuskannya kontrak kerja ratusan orang Tenaga Harian Lepas (THL) dan Pekerja Tidak Tetap (PTT) yang saat ini hangat dibicarakan,” ucap Roni Kurniawan yang akrab di sapa Iwan.

Masih kata Roni, keluhan ratusan orang saudara kita diputuskan kontrak kerjanya yang belum tahu secara pasti sebab akibatnya patut dan sangat wajib kita tanggapi bang. Apa lagi ini menyangkut kepentingan penghasilan ekonomi setiap orang ditambah lagi masa serba sulit mewabahnya virus covid-19 saat ini.

“Pertemuan yang di jadwalkan ke kantor BKD hari ini merupakan agenda dengar pendapat, karena kami juga belum tahu secara pasti apa permasalahannya sehingga terjadi pemutusan kontrak kerja ratusan orang tersebut. Dan dari hasil dengar pendapat hari ini, akan kita bahas juga nantinya bersama Bupati. Guna menyatukan solusi dengan berbagai pertimbangan yang insa allah membuahkan hasil positif,” kata Kurniawan.

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang beredar dan diterima dari salah seorang tenagae PTT korban diputuskan kontrak kerjanya menyebutkan, mereka disuruh hadir, Rabu (09/06/2021) pukul 10.00 wib ke kantor BKD oleh Armia yang merupakan abang kandung Pak Bupati dan Pak Sapar, Plt. Kadis Perkim Kabupaten Lingga yang masih satu kampung dengan Pak Bupati, katanya mereka berdua yang akan menyelesaikannya.

Mirisnya, sebelum berita ini disiarkan, dari hasil investigasi langsung di lokasi salah satu wartawan yang tergabung di DPC AJOI lingga mengatakan, apa yang dijanjikan Sapar dan Armia untuk hadir di Kantor BKD hari ini hanya palsu belaka. Ternyata mereka berdua semalam, Selasa (08/06/2021) sudah kabur berangkat ke Tanjungpinang Provinsi Kepri”, ucapnya.

Hingga berita ini disiarkan, Ketua DPRD Lingga Ahmad Nashirudin, Plt. Kadis Perkim Kabupaten Lingga, Saparudin, dan Armia yang merupakan abang kandung Bupati lingga belum bisa di konfirmasi terkait hak jawab dan sanggahannya serta alasan penarikan surat dengar pendapat dari kantor BKD Lingga dan alasan ingkar kedua orang penting yang membuat janji tersebut.  (Budi)

Recommended For You

Redaksi

About the Author: Redaksi

mulai berbenah tahun 2016 hingga sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *