oleh

Diduga Kelalaian, Terjadi Lagi Laka Maut Jalur Lintasan PT CMI

Kayong Utara, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Lagi-lagi terjadi Laka di jalur lintasan Perusahaan tambang PT. Citra Mineral Investindo (PT. CMI) tepatnya di Km 4 Desa Matan Jaya, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, pada Sabtu (21/05/2022) sekira pukul 08.05 WIB.

Hasil informasi yang diterima media ini dari sumber yang tak mau namanya disebutkan bahwa, kecelakaan terjadi diduga akibat adanya debu yang tebal sehingga menghalangi pandangan.

” Menurut dugaan kejadian itu akibat debu yang cukup tebal sehingga menghalangi pandangan,” tutur sumber.

Sumber juga berharap ada perhatian serius oleh perusahaan demi menjaga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sesuai aturan PP 50 Tahun 2012.

” Apalagi di Perusahaan tambang banyak dilalui kendaraan berkapasitas besar, serta rambu rambu juga harus diperjelas,” kata Sumber.

Ia juga tak lupa mengingatkan kepada warga yang kadang melintasi di jalan tersebut agar lebih berhati hati.

” Bagi pengendara yang melintas di Jalan perusahaan agar berhati hati, guna menghindari hal yang fatal, seperti yang sudah terjadi,” tutupnya.

Kondisi unit yang mengalami Laka di police line

Vera Silviana selaku Corporate Communication PT. CMI saat di konfirmasi melalui sambungan WhatsApp tidak memberikan jawaban.

Sementara itu, Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Hidayat, S.H, S.I.K saat di konfirmasi menjelaskan bahwa, telah terjadi Laka Kerja antara Truck Fuso roda 10 No Projek AL 202 dengan Dum Truck Roda 6 No Pol KH 8609 P.

“Pada hari sabtu tanggal 21 Mei 2022 sekira pukul 08.05 telah terjadi kecelakaan kerja PT CMI di Km 4 Desa Matan Jaya antara truk fuso roda 10 No projek AL 202 yang dikendarai A.n Jabar (57 tahun) alamat Matan Jaya RT 4.

Dengan kendaraan Damtruk roda 6 Nopol KH 8609 P yang dikendarai oleh Sdr. Usup umur lebih kurang 21 thn, alamat RT 2 Desa Natan Jaya yang bersangkutan A.n Jabar meninggal dunia setelah dibawa ke Merin, PT. CMI,” jelas AKBP Arief saat dikonfirmasi via WhatsApp Selasa (24/04/2022) malam.

Lanjut dijelaskannya, penyebab meninggalnya korban dikarenakan tidak bisa bergerak karena tertimbun material boaksit di area kabin kendaraan.

Saat ini pihaknya sudah mengamankan barang bukti 1 unit Truk Fuso roda 10 No projek AL 202 dan 1 unit Dum Truck roda 6 No Pol KH 8609 P.

“Saat ini masih dalam proses pemeriksaan Sat Reskrim untuk mencari dan menemui bukti adanya kelalaian ataupun kesengajaan sehingga terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa,” pungkas Kapolres.  (Vr).

Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed