
Pematangsiantar, Beritainvestigasi.com – Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pematangsiantar, Samual Arif Harahap, bersama puluhan perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) menggelar audiensi dengan Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur TM Sitinjak di Mapolres Pematangsiantar, Senin (7/9/2026).
Pertemuan itu membahas penguatan peran pemuda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.
Audiensi ke Mapolres merupakan agenda lanjutan dari kegiatan temu ramah yang sebelumnya digelar di Astro Cafe Shop, Jalan Melanton Siregar, Kecamatan Siantar Marihat.
Pada sesi awal tersebut, perwakilan dari sejumlah organisasi kepemudaan seperti GMKI, GP Ansor, FKPPI, HMI, dan PMII hadir dalam suasana akrab. Para peserta membentangkan spanduk bertuliskan “Kegiatan Temu Ramah KNPI Bersama OKP-ORMAS SE-KOTA PEMATANGSIANTAR” sebagai penanda kegiatan.
Dalam audiensi di Mapolres, Kapolres Sah Udur TM Sitinjak yang didampingi jajarannya menerima langsung rombongan KNPI dan perwakilan OKP-Ormas.
Selain isu keamanan dan ketertiban, forum tersebut juga membahas sinergi kegiatan sosial kemasyarakatan antara pemuda dan kepolisian.
Kapolres mengapresiasi langkah KNPI yang merangkul berbagai OKP dan Ormas untuk berdialog langsung dengan pihak kepolisian.
Ia menegaskan pemuda memiliki posisi strategis sebagai mitra Polri dalam menjaga situasi kota tetap kondusif.
“Kami siap bersinergi. Pemuda harus jadi garda terdepan dalam menjaga Siantar tetap aman, tertib, dan jauh dari aksi yang meresahkan,” kata Sah Udur dalam diskusi tersebut.
Ketua DPD KNPI Kota Siantar, Arif Harahap, mengatakan rangkaian kegiatan temu ramah dan audiensi ini menjadi bukti kepedulian pemuda terhadap daerahnya.
“Kami tidak ingin pemuda hanya jadi penonton. Melalui temu ramah dan diskusi ini, kami ingin OKP-ORMAS dan Polri satu visi untuk membangun dan menjaga Kota Pematangsiantar,” ujar dia.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung dalam suasana terbuka tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas organisasi kepemudaan dengan aparat penegak hukum, sekaligus mendukung terwujudnya Kota Pematangsiantar yang aman dan tertib. (*)









