Bintan, Kepei – Beritainvestigasi.com Kebakaran lahan terjadi di wilayah RT 003/RW 001, Kampung Baru, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu (8/8/2026).
Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1,5 hektare. Hingga saat ini, penyebab maupun asal mula api belum diketahui secara pasti.
Begitu mendapat informasi mengenai kebakaran tersebut, petugas gabungan langsung bergerak ke lokasi. Mereka saling bahu-membahu melakukan pemantauan, penanganan, serta mengantisipasi agar kobaran api tidak merambat ke wilayah permukiman dan bangunan milik warga.
Petugas yang hadir di lokasi di antaranya Patdu Karhutla Gunung Lengkuas yang diwakili personel Manggala Agni,Pemadam Kebakaran (Damkar), Sat Sabhara Polres Bintan yang diwakili Aipda Eko Purnomo, serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.
Seluruh petugas terlihat sigap bekerja sama di tengah kondisi lapangan yang cukup berat. Teriknya matahari dan panasnya kobaran api tidak menyurutkan semangat mereka dalam menjalankan tugas. Namun, di balik kesigapan seluruh personel tersebut, perhatian warga tertuju kepada seorang Babinsa yang terlihat berdiri di depan sebuah pondok milik warga.
Dengan peralatan seadanya, termasuk sebuah ember, Babinsa tersebut tetap berjaga di depan pondok untuk memastikan kobaran api tidak merambat dan mengancam bangunan. Sesekali ia menyiram bagian-bagian yang berpotensi dilalap api, sembari mengawasi pergerakan kobaran di sekitarnya.
Tindakan sederhana tersebut menjadi perhatian warga. Di tengah panasnya cuaca dan kepulan asap, Babinsa tetap bertahan di lokasi dengan perlengkapan yang ada, semata-mata untuk menjaga agar api tidak menjalar ke rumah maupun pondok warga.
“Salut sama Babinsanya. Dia sendiri berjaga di depan pondok nenek dengan alat seadanya, bahkan menggunakan ember untuk menyiram. Yang penting api jangan sampai merambat ke rumah,” ujar salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi.
Meski Babinsa menjadi sorotan atas kepeduliannya menjaga pondok warga, upaya penanganan kebakaran tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh petugas gabungan. Patdu Karhutla Gunung Lengkuas, Manggala Agni, Sat Sabhara Polres Bintan, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa bersama-sama melakukan langkah pengamanan dan pengendalian di lokasi.
Kesigapan para petugas juga tetap mengedepankan keselamatan dalam menghadapi kondisi medan dan panasnya api. Mereka bekerja secara bersama-sama, saling mendukung, dan memastikan kebakaran tidak berkembang menjadi lebih luas.
Kehadiran aparat gabungan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan, terutama untuk melindungi permukiman serta masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat kondisi cuaca panas. Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran di lahan terbuka serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab dan asal mula kebakaran yang menghanguskan sekitar 1,5 hektare lahan tersebut belum diketahui secara pasti.
(A.Ridwan)













