Kejati Kalbar Buka Rakerda 2025, Evaluasi Kinerja dan Rencana Kebutuhan 2027 Jadi Fokus

Ponntianak,Kalbar- Beritainvestigasi.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat Dr. Emilwan Ridwan secara resmi membuka Kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kejati Kalbar di Aula Baharuddin Lopa Lantai 4 Kantor Kejati Kalbar, Kamis (11/12/2025). Acara ini dihadiri Wakajati Kalbar Erich Folanda, SH.MHum, para asisten, Kabag TU, seluruh Kajari, Kacabjari, dan Kasi dari Kejaksaan Negeri se-Kalbar.

Rakerda tahun 2025 diadakan sebagai tindak lanjut surat Jaksa Agung Nomor B-191/A/CR.2/11/2025 tanggal 27 November 2025, dengan dua tujuan utama: mengevaluasi capaian kinerja semester I-III Tahun Anggaran 2025 dan menyusun proyeksi kebutuhan riil Tahun Anggaran 2027.

“Tujuan Rakerda ini adalah terwujudnya satu data akurat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk Laporan Tahunan Kejati Kalbar,” ujar Emilwan dalam sambutannya.

Dia menambahkan, rapat ini menjadi momentum untuk menyatukan pandangan, mengevaluasi capaian, dan merumuskan langkah strategis ke depan menghadapi tantangan yang semakin berat.

Dalam Renstra Kejaksaan RI 2025–2029, dua sasaran strategis menjadi tanggung jawab langsung Kejati, Kejari, dan Cabjari: terwujudnya kelembagaan hukum yang transparan dan adil, serta efektivitas penegakan hukum melalui transformasi sistem penuntutan. Kedua sasaran ini diukur melalui empat indikator utama: indeks persepsi publik terhadap citra Kejati Kalbar, persentase peningkatan pengendalian perkara, tingkat keberhasilan intelijen penegakan hukum, dan tingkat keberhasilan pemulihan aset negara.

Rakerda juga berfungsi sebagai forum untuk menghimpun empat jenis masukan penting: manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai kunci keberhasilan institusi, penguatan tugas dan fungsi Kejaksaan sesuai KUHP/KUHAP baru serta putusan Mahkamah Konstitusi, hubungan antar lembaga dengan pemerintah daerah, BUMN, dan pihak terkait, serta tata kelola organisasi termasuk penyempurnaan SOP.

“Diskusikan secara terbuka, berikan masukan konstruktif, dan hadirkan solusi aplikatif. Rapat kerja bukan hanya paparan, tetapi ruang untuk keputusan berdampak,” tegas Emilwan.

Dia menekankan pentingnya sinergi, kolaborasi, dan integritas dalam setiap program, serta transparansi dan akuntabilitas dalam perencanaan dan penganggaran.

Selama acara, Kejati Kalbar memberikan penghargaan apresiasi kepada Kejari terbaik juara umum, yaitu Kejaksaan Negeri Sambas dan Kejaksaan Negeri Singkawang, sebagai apresiasi atas dedikasi dan kerja keras selama satu tahun.

Acara ditutup dengan penyerahan Laporan Hasil Rakerda 2025 kepada Kajati, yang selanjutnya akan dipaparkan dalam Rapat Kerja Nasional. Dalam sambutan penutupan, Emilwan mengucapkan terima kasih kepada seluruh satuan tugas yang telah merealisasikan anggaran dan melaksanakan tugas sesuai target, serta mengajak semua jajaran bekerja iklas sebagai ibadah dan menjaga kepercayaan publik.

Verry

Sumber:  I Wayan Gedin Arianta (Kasi Penkum Kejati Kalbar) 


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *