Ketua KPU RI Resmi Dipecat DKPP Gegara Hal Memalukan ini

Jakarta, Nasional245 Dilihat

Jakarta – Beritainvestigasi.com. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah menjatuhkan Sanksi berupa Pemecatan terhadap Ketua Komsi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Hasyim Asy’ari terkait aduan dari seorang Perempuan berinisial CAT yang merupakan seorang Anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Den Haag, Belanda.

Putusan itu dibacakan oleh Ketua DKPP, Heddy Lukito pada sidang pengucapan putusan di Gedung DKPP, di Jakarta, Rabu (03/07/2024).

Heddy mengatakan, Hasyim selaku Teradu terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu.

“Mengabulkan pengaduan Pengadu untuk seluruhnya,” ujar Heddy saat membacakan putusan.

“Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Teradu, Hasyim Asy’ari selaku Ketua merangkap Anggota Komisi Pemilihan Umum terhitung sejak putusan ini dibacakan,” ucap Heddy dalam putusan DKPP.

Selanjutnya, pada poin 3 putusan itu, Presiden Jokowi diminta melaksanakan putusan ini paling lama 7 hari sejak putusan tersebut dibacakan.

“Memerintahkan Badan Pengawas Pemilihan Umum untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini,” demikian isi putusan pada poin ke 4.

DKPP dalam putusannya, menyatakan ada hubungan Seks antara Ketua KPU Hasyim Asy’ari dengan seorang Anggota PPLN Den Haag, Belanda inisial CAT. Kemudian, Pihak DKPP mengatakan bahwa,hubungan badan dilakukan secara paksa di kamar hotel tempat Hasyim menginap pada tanggal 3 Oktober 2023 lalu. Saat itu, Hasyim berada di Den Haag berkaitan dengan proses Pemilu.

Pada saat Hasyim di Den Haag, Belanda, kemudian, Hasyim menghubungi CAT dan memintanya datang ke kamar hotelnya. Disana, Hasyim disebut merayu dan memaksa hingga akhirnya terjadi hubungan badan dengan Korban inisial CAT.

“Berdasarkan uraian fakta-fakta tersebut, DKPP menilai telah terjadi hubungan badan antara Teradu dan Pengadu pada tanggal 3 Oktober 2023, sesuai dengan bukti P 15A, P 15B, P 15C, P 16, P 20 dan P21,” terang Anggota DKPP, Ratna Dewi Pettalolo.

Namun, pihak DKPP tidak menjelaskan bukti-bukti tersebut secara mendetail. Publik berharap, segera dilakukan pergantian dan penetapan terhadap Pimpinan atau Ketua KPU yang baru, yang tentunya memiliki integritas dan perilaku yang baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *