oleh

Pekerjaan Pembangunan Rabat Beton di Kampung Banjar Setya Diduga Asal Jadi

Way Kanan, Lampung – Beritainvestigasi.com. Anggaran Dana Desa yang dikucurkan Pemerintah sejatinya dipergunakan untuk kesejahteraan dan kepentingan masyarakat desa. Salah satunya adalah memperbaiki jalan untuk mobilitas masyarakat desa, sekaligus menunjang kegiatan ekonomi masyarakat desa.

Rabat Beton, acap kali dijadikan salah satu pilihan untuk memperbaiki jalan desa. Namun, masih banyak Oknum Kepala Desa atau Kepala Kampung tidak transparan, bahkan memanfaatkan pekerjaan fisik seperti rabat beton untuk mengambil keuntungan dengan mengurangi volume dari yang semestinya dikerjakan. Bahkan, kualitas dari rabat beton tersebut terkesan asal jadi.

Seperti yang terjadi di Kampung Banjar Setya, Kecamatan Baradatu, Way Kanan.

Keterbukaan informasi publik terkait besaran anggaran yang digunakan, volume pekerjaan, tidak terlihat sama sekali. Hal ini terkesan Kepala Kampung Banjar Setya menutup-nutupi besaran biaya yang dipakai dan volume yang dikerjakan kepada masyarakat. Minggu (17/10/2021).

Pantauan awak media ini dilapangan, pekerjaan pembangunan rabat beton tersebut diduga tidak sesuai RAP dan terkesan asal – asalan. Pasalnya, lapisan coran rambat beton bawah tidak memiliki lapisan pelastik dan ketebalan rambat beton diduga tidak sesuai sesuai dengan RAP.

Sampai berita ini ditayangkan, awak media ini masih berusaha meminta konfirmasi ke Kepala Kampung dan BPK Kampung Banjar Setya.  (Feri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed