
Tanjungpinang, Kepri – Beritainvestigasi.com. Sempat sengit terjadi perdebatan antara pihak Aspar yang diwakili anaknya Endra Saputro yang didampingi Ketua Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi (LKPK) Provinsi Kepri, Kennedy Sihombing didampingi Sekretaris, Saut Simangungsong.
Pasalnya, terdapat pemasangan 2 buah patok yang bertuliskan Pemprov di dekat lokasi lahan Aspar yang kini masih dalam proses.
patok pertama ditanam sebelah selatan yang bersebelahan dengan Sungai Betong. patuk kedua sebelah Utara. kedua patok tersebut berjarak sekian centi dari jarak patok tanah Aspar.
Pihak aset Pemprov langsung dipimpin Apriansyah selaku Kepala Bidang (Kabid) pengelolaan barang milik daerah pemerintah provinsi Kepri.
Menurut Apri, pemasangan patok tersebut bukan di lahan Aspar. “Kami tahu hukum kok, tidak mungkin kami pasang patok di tanah yang masih berstatus quo,” kilahnya.
Lalu media ini bertanya terus patok ini ditanam atas tanah siapa, Febi yang ikut turun langsung menjawab bahwa patok tersebut dipasang pihaknya sesuai lahan yang sudah dibebaskan provinsi.
“Apa kami salah memasang patok di lokasi lahan yang sudah kami bebaskan,” katanya.
Tanah yang dibebaskan tersebut menurut ucapan Febi tanah Trisno dan tanah CV Gunung Mas.
Namun ada hal yang menarik dari pemasangan patok tersebut. Sebenarnya patok tersebut ketahuan dipasang hari Selasa sore dan pagi Rabu saat kembali di cek salah satu patok berputar posisi dari yang semula pekerja yang ada di lokasi saat ditanya membenarkan patok tersebut di putar. “iya tadi diputar sama 2 orang pakaian putih,” katanya.
Pihak Kanwil BPN yang dikonfirmasi Harian Siber mengaku tidak bisa memberikan komentar banyak. Apakah pemasangan patok tersebut tumpang tindih dengan lahan Aspar.
“Untuk urusan pemasangan patok itu dari kelurahan dan juga melibatkan pemilik lahan, BPN bertugas untuk pengukuran,” katanya.
Saat ditanya perihal sidang lapangan di lokasi lahan Aspar, Ia mengaku tidak ada undangan kepihaknya. “tidak ada perintah atasan untuk turun berarti tidak ada konfirmasi atau undangan,” tukasnya.
Sementara itu, Kennedy Sihombing, Ketua LKPK Provinsi Kepri mengatakan.
seharusnya untuk hasil Lidik dari Polres kedudukan patok Pemprov yang mengatakan bahwa lahan yang langsung bersingungan dengan lahan Pak Aspar sudah di bebaskan dan berada di posisi dalam lahan pak pak Aspar,” singkatnya. (Wesly).
Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).









