
Way Kanan, Lampung – Beritainvestigasi.com. Pembangunan jalan Lapen yang terletak di Dusun 2 Kampung Tanjung Sari, Blambangan Umpu, Way Kanan diduga asal jadi. Jalan Lapen yang baru dua minggu dikerjakan sudah bertaburan batu karena aspal yang disiram sangat sedikit.
Hal tersebut diinformasikan salah seorang warga Dusun 2 kepada Awak Media.
“Sangat disayangkan, Kepala Kampung yang baru menjabat kurang lebih satu tahun ini menunjukkan kinerjanya dengan ‘menampilkan’ pembangunan Lapen yang dinilai asal-asalan,” ujar warga tersebut yang minta namanya tidak ditulis. Selasa (24/05)2022).
Saat tim awak media turun ke lapangan mengecek informasi yang disampaikan tersebut, didapati bahwa pekerjaan tersebut tidak dilengkapi papan plang pagu anggaran.
Kemudian, saat dikonfirmasi, RT di Dusun 2 menjelaskan, pekerjaan itu baru dua minggu selesai dikerjakan dan pekerjanya pun dari luar daerah kabupaten, bukan masyarakat setempat.
” Jalan lapen yang panjangnya kurang lebih 175 meter menghabiskan tiga drum aspal curah saja, serta cuma ada batu split ukuran 3-5 dan abu batu saja. Kemudian tidak ada batu ukuran 1-1 dan 2-3,” ujarnya.
Menurut RT, pekerjaan itu asal-asalan, baru umur dua minggu sudah berserakan karena kurangnya siraman aspal.
” Saya mengharapkan Camat Blambangan Umpu dan Instansi terkait menindaklanjuti persoalan ini,’ pintanya.
Saat awak media ingin mengkonfirmasi, Kepala Kampung Tanjung Sari sedang sibuk dan tidak bersedia untuk memberikan keterangan kepada awak media. (Feri).
Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).









