Tanjungpinang, Kepri – Beritainvestigasi.com Suasana malam pembukaan perayaan Imlek pada 16 Februari 2026 di Jalan Merdeka berlangsung semarak. Selain pertunjukan utama Kuda Api yang menjadi daya tarik pengunjung, rangkaian acara juga diramaikan bazar kuliner dan produk UMKM yang membentang sepanjang kawasan tersebut.(16/2/2026)
Bazar menghadirkan beragam hidangan khas, makanan lokal, minuman, hingga kerajinan tangan daerah yang dapat dinikmati masyarakat. Kehadiran stan UMKM tidak hanya menambah kemeriahan acara, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Terpantau ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Tanjungpinang turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka menampilkan berbagai produk unggulan yang sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner dan kerajinan lokal kepada masyarakat luas.
Sejumlah pengunjung mengaku antusias dengan kegiatan tersebut. “Acaranya meriah sekali, banyak pilihan makanan dan hiburan. Selain menikmati pertunjukan, kami juga bisa sekalian mendukung UMKM lokal,” ujar Rina, salah seorang pengunjung bazar.
Pengunjung lainnya, Dedi, juga menyampaikan kesan positif. “Kegiatan seperti ini bagus karena selain hiburan, kita bisa melihat keberagaman budaya dan membantu ekonomi pedagang kecil. Semoga ke depan lebih sering digelar,” katanya.
Hal senada disampaikan pedagang kuliner, yang enggan di sebutkan namanya merasakan dampak positif dari kegiatan ini. “Alhamdulillah ramai pengunjung. Momentum seperti Imlek ini sangat membantu kami pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan sekaligus mengenalkan produk ke masyarakat,” ujarnya.
Acara pembukaan juga dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau serta Wali Kota Lis Darmansyah yang menyampaikan ucapan selamat sekaligus dukungan terhadap perayaan budaya tersebut. Kehadiran pimpinan daerah ini menjadi simbol pentingnya penghormatan terhadap keberagaman budaya sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga harmoni sosial dan melestarikan tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas daerah.
Dengan semaraknya perayaan ini, diharapkan tradisi budaya tetap terjaga sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah.
(A.Ridwan)















