Polda Sumut di Demo Mahasiswa, Tuntut Usut Tuntas Kematian Brigadir Joshua

Medan, Sumut2744 Dilihat

Medan, Sumut. Beritainvestigasi.com. Kabar terbaru datang dari kelompok Mahasiswa Sumatera Utara (Sumut). Massa aksi yang menamakan dirinya sebagai Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Sumut (AMPS) menggeruduk serta menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sumut, di Jl. Sisingamangaraja, Tanjung Morawa – Medan, Kamis (04/08/2022) siang.

Massa yang tergabung dalam AMPS tersebut mendesak Polisi segera mengusut tuntas kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Dikutip dari Jelajahnews.id, peserta aksi massa tiba di Mapolda Sumut, kamis (04/08/2022) sekitar pukul 11.45 WIB. Jumlah massa diperkirakan 100 orang lebih.

Mereka langsung menggelar orasi dan menyampaikan beberapa aspirasi dan tuntutan ke Polda Sumut terkait dengan kasus kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Peserta aksi turut membawa beberapa Spanduk.

Massa pendemo membawa spanduk bertuliskan : ‘Save Brigadir Josua Hutabarat’. Ada juga spanduk bertuliskan ‘Pak Presiden Jokowi Perhatikan Kasus Ini’.

Mereka kemudian berorasi selama beberapa menit. Mereka mendesak agar dalang dari penembakan terhadap Brigadir J segera ditangkap dan diusut tuntas.

Setelah berorasi, mereka masuk ke halaman Mapolda Sumut. Kemudian, Perwakilan mereka diizinkan bermediasi dengan Polda Sumut.

Tuntutan lainnya, kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat sudah memasuki minggu ke empat dan kepastian hukum belum juga didapat oleh keluarga korban.

“Siapa dalang dan Aktor pembunuhan Almarhum Brigadir J. Ada apa ini dengan institusi Polri ???. Kami atas nama Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Sumatera Utara mendesak Kapolri untuk mengungkap kasus kematian Brigadir J,” tegas koodinator aksi, Riski Yusuf Siregar.

Peserta aksi juga mempertanyakan dengan tegas apakah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tidak mampu mengungkap kasus kematian Brigadir J.?

“Bapak Presiden yang kami hormati, kami Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Sumut memohon dengan hormat, jika tidak mampu lagi Kapolri mengungkap kasus ini sebaiknya diganti saja Kapolri. Kenapa susahnya kasus ini diungkap, tempat kejadian perkara jelas, korbannya jelas, yang menembak jelas, namun sampai sekarang sudah masuk tiga pekan lebih, namun belum terang benderang juga ,” tegasnya.

Kemudian sekitar pukul 12.40 WIB peserta aksi membubarkan diri dengan tertib setelah beberapa perwakilan diterima oleh Polda Sumut untuk diajak berdiskusi.

Diketahui, aksi ini merupakan aksi damai , mereka menuntut keadilan atas Brigadir J yang masih dinilai janggal. Sejauh ini Bareskrim Mabes Polri baru menetapkan Bharada E atau Richard Eliezer sebagai tersangka pembunuhan. Dan mengatakan supaya publik bersabar menunggu hasil selanjutnya, Polri Berkomitmen mengungkap Kasus tersebut secara transparan (terang – benderang).   (Red/Tim @mfibi).

Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *