Pematangsiantar, Sumatera Utara- Beritainvestigasi.com Masi tergolong anyar proyek pembangunan Drainase yang berlokasi di Desa Tanjungpinggir, tepatnya di depan MBK (sekolah Katolik) Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.
Namun sangat disayangkan akibat adanya proyek drainase tersebut justru menimbulkan masalah yang sangat serius dan diduga tidak sesuai rencana aturan pembangunan (bestek), sehingga hampir sebagian badan jalan (Aspal), erosi karena tergerus luapan air hujan.
Berdasarkan hasil pantauan awak media ini ke lokasi Selasa, 23/3/2024, didapati sedikit demi sedikit bada aspal mulai tergerus (erosi) hingga cukup parah, sedangkan dari arah berlawanan dengan proyek drainase didapati jurang yang dalam.
Tak jauh dari lokasi tersebut, salah seorang warga menyebut adapun pembangunan drainase tersebut Masi baru saja selesai” Baru hitungan bulan ajanya bangunan drainase ini bg, waktu itu kalau aku gak salah ingat ada tulisan spanduk yang ditempelkan di pohon jumlah anggarannya 198 juta gitu, dan sebelum drainase ini dibangun jalan ini bagus aja, sekarang hancur, kita lihatlah ini tinggi tembok bangunan drainase ini sekarang lebih rendah dari badan aspal, kayakmana gak rontok badan jalan ini. ” Ujarnya sembari menunjuk tembok drainase yang berada dibawah (lebih rendah) dari badan aspal.
Terpisah salah seorang warga yang mengaku namanya Ari melalui meminta agar walikota Pematangsiantar Ibu Susanti Dewayani untuk segera memperbaiki” melalui media pemberitaan ini kami selaku masyarakat minta tolong kepada ibu walikota siantar supaya datang melihat langsung, dan membagusi, karena jalan ini akses utama kami pigi kerja” ujarnya memohon
Guna menyambungkan harapan masyarakat, selang beberapa hari yakni pada Kamis, 28/3/2024 awak media ini pun memutuskan untuk kemudian berkordinasi dengan pemerintah setempat, dengan di dampingi perangkat kelurahan awak media ini kembali ke lokasi proyek drainase tersebut.
Adapun hasil dari kordinasi tersebut, perangkat kelurahan Tanjung Pinggir berjanji akan melakukan kordinasi terkait perihal temuan tersebut “kami akan menyurati dinas PU terkait permasalahan ini bang” tutur oknum pejabat kelurahan Tanjung pinggir berjanji.
Terpisah, Kadis PU kota Pematangsiantar Sopian Purba saat dikonfirmasi awak media ini perihal permasalahan tersebut mulai pagi hingga berita ini terbit memilih bungkam. (Red)














