Tanjungpinang, Kepri – beritainvestigasi.com Persiapan untuk penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau periode 2025-2030 pada 1 Maret mendatang mulai dimatangkan. Rapat tersebut membahas secara rinci rangkaian prosesi adat yang akan dilaksanakan.
Rangkaian acara penyambutan akan dimulai dengan iringan tabuhan kompang menyambut Gubernur dan Wakil Gubernur. Mereka akan menjalani prosesi adat berupa tabur beras kunyit sebagai simbol keselamatan dan keberkahan. Selanjutnya, tanjak kehormatan akan dipasangkan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur oleh perwakilan LAM, sementara Ibu Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur akan dipasangkan tudung mantu kehormatan.
Setelah prosesi pemasangan tanjak dan tudung mantu, acara akan dilanjutkan dengan penampilan silat, tari persembahan, dan prosesi tepung tawar sebagai simbol doa restu dari masyarakat Kepulauan Riau.
Penyambutan ini menjadi lebih istimewa karena kedatangan Gubernur dan Wakil Gubernur bertepatan dengan 1 Ramadhan, yang menambah nuansa sakral dan khidmat dalam prosesi adat tersebut.
Dalam penyambutan tersebut, turut diundang Forkopimda, instansi vertikal, partai politik pengusul, tim khusus gubernur, OPD Provinsi Kepulauan Riau, serta perwakilan LAM dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Sejumlah tokoh masyarakat juga diundang untuk memberikan masukan demi kelancaran acara.
Panitia penyambutan menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara diakomodir oleh Lembaga Adat Melayu. “Saya hanya melengkapi di konvoi beliau karena suka cita masyarakat ingin ikut serta, jadi ada beberapa komunitas yang kami atur,” ujar salah satu perwakilan panitia.
Rapat persiapan ini diharapkan dapat memastikan kelancaran prosesi adat dalam penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru, sekaligus melestarikan budaya Melayu di Kepulauan Riau.
(A. Ridwan)





















