oleh

SDN 4 Pardasuka melaksanakan Simulasi AKM (Asesmen Kompetensi Minimum)

Katibung, Lampung Selatan – Beritainvestigasi.com.com. Jelang persiapan pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) tahun 2021, Kepala Sekolah SDN 4 Pardasuka, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Gusleni, S.Pd.I, adakan simulasi AKM yang diikuti tiga sekolah lainya, yaitu SDN 1 Pardasuka, SDN 2 Pardasuka dan SDN Sukajaya. Rabu (01/09/21), di SDN 4 Pardasuka

Simulai AKM diikuti empat sekolah secara bersamaan, dalam rangka menunjang kompetensi siswa-siswa dalam dunia pendidikan, melalui sistem komputer sebagai pengganti Ujian Nasional (UN). Siswa-siswa yang mengikuti simulasi langsung dibimbing para dewan guru.

Simulasi ini mulai dilaksanakan hari ini dan rencana akan ada tahapan simulasi berikutnya,

Dengan harapan, simulasi ini dapat menyiapkan kompetensi siswa dalam pelaksanaan AKM mendatang. Karena proses ujiannya tidak lagi seperti tahun-tahun sebelumnya,” ucap, Gusleni.

Dia menjelaskan, untuk lebih meningkatkan sumber daya siswa dalam memahami sistem operasi komputer agar lebih aktif, tiap siswa dituntut untuk mengikuti dan memahami tahapan-tahapan kurikulum yang dicanangkan pemerintah secara nasional melalui simulasi AKM, dan kebetulan sekolahan kami menjadi tuan rumah yang di ikuti 3 (tiga) sekolah lainya, karena di sini telah mempunyai peralatan walaupun masih minim.

Kegiatan ini kita laksanakan sebagai satu langkah untuk melihat kemampuan dan kompetensi siswa. Dimana
ini merupakan tahap pertama. Jika tahap pertama ini kemampuan siswa itu belum mencukupi, maka dilanjutkan dengan simulasi tahap kedua dan tiga, hingga kita bisa dapatkan hasil yang maksimal,” ungkapnya.

Namun dia mengaku, dalam berbagai upaya yang dilakukan itu dibatasi dengan jaringan internet (Wi-Fi) dan penyediaan komputer yang tidak memadai pada tiap sekolah yang akan menggelar AKM ini.

Walau demikian, dia akan terus berupaya untuk mencari solusi lain, terkait berbagai kendala tersebut, agar AKM dapat terlaksana dengan baik.

Karena masalah jaringan yang memang kosong, ditambah lagi dengan minimnya penyediaan laptop atau komputer di sekolah, makanya siswa-siswa SD 1, 2 dan SDN Sukajaya diarahkan untuk berangkat ke sekolahan kami, karena jaringan WiFi di sini lebih baik. Sedangkan untuk kebutuhan laptop yang masih kurang, kiranya bisa dibijaki. Insya Allah, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” harapnya.

Menurut Imam Nur Fajri, selaku K3S SDN se-Katibung kepada wartawan Beritainvestigasi.com yang kebetulan sedang berada di tempat mengatakan kegiatan simulasi AKM sangatlah Positif dan sangat membantu siwa-siswi untuk mengenal IT dan untuk bisa peraktek langsung untuk mengisi soal soal yang ada, pihaknya sangatlah mendukung kegiatan simulasi AKM.

Pengawas AKM, Haerudin, menjelaskan kepada wartawan beritainvestigasi.com, Alhamdullilah kegiatan Simulasi AKM berjalan lancar kegiatannya didukung oleh operator dan disuport oleh komponen, baik dari Kepala Sekolah dan pengawas. (jaya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed