oleh

Sungai Seluang Meluap, Jalan dari Amburawang Sampai Samboja Tidak Bisa Dilalui

Balikpapan, Kaltim – beritainvestigasi.com. Meluapnya air sungai Seluang ditambah lagi debit air semakin bertambah dan disusul dengan datangnya aliran air dari sungai Merdeka Samboja (besungan).

Debit air yang semakin meninggi sudah berjalan sejak tanggal 2 dan 3 September. Didukung curah hujan yang tinggi mulai pagi hingga sore tanpa henti, mengakibatkan debit air turut naik.

Informasi yang dihimpun banjir yang terjadi berada di kampung sungai Seluang, Kec. Ambarawang Darat, Kabupaten Kutai kartanegara. Terlihat genangan air di mulai dari arah Ambarawang Darat dan juga ke Samboja tepatnya di lokasi sungai Seluang  Simpang 3 Polsek Samboja yang tembus ke Km. 38 jalan tol juga digenangi air cukup tinggi.

Banjir yang disebabkan curah hujan selama 2 hari berturut-turut dengan sangat lebat tersebut adalah faktor utama penyebabnya.

RF salah seorang warga Samboja ketika memberikan keterangannya menyampaikan, pembukaan lahan perumahan properti di daerah pengundulun bisa jadi akibatnya tidak terserapnya air hujan dengan baik.

” Hutan yang pada fungsinya sebagai penyaring air dan penahan air kini sudah tergantikan oleh lahan properti dan tambang batubara” ujar RF, Sabtu (04/09/2021).

Drainase yang kurang memadai turut mendukung semakin sulitnya banjir tahunan untuk dihindari, ditambah lagi air pasang laut yang dapat menimbulakn banjir.

Diharap kedepannya ada kesadaran dari berbagai pihak untuk mengatasi masalah banjir ini agar tidak menjadi beban bagi masyarakat nantinya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed