oleh

Terkait Penantian Operasi Bocah Malang Begini Kata Wadir RS Soedarso

Pontianak, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Sempat viral dipemberitaan seorang bocah malang yang mengharap pertolongan medis, namun belum mendapat kepastian dari pihak Rumah Sakit Soedarso Pontianak.

Pihak Rumah Sakit Soedarso membenarkan ada pasien atas nama Miatul Ramadhani yang sedang opname.

“Memang betul pasien atas nama Miatul Ramadhani adalah pasien RS Soedarso, rencana akan dilakukan tindakan operasi oleh Spesialis Bedah Plastik, saat ini sedang proses penjadwalan, Insyaa Allah bisa segera dilakukan,” kata Wadir RS Soedarso, dr Eny S.p.THT melalui sambungan WhatsApp Rabu (27/10/2021).

dr Eny menjelaskan, keterlambatan penanganan terhadap Miatul karena ada kendala administrasi.

“Sebenernya pasien ini engga punya BPJS pak itu yang jadi kendala, tadi kami cari solusi ke rumah zakat, rencana pihak rumah zakat akan memdaftarkan pasien ke BPJS,” jelas Wadir.

Dilain pihak, Syafriudin, Ketua Umum Bain Ham RI Kalbar, sangat berharap pihak RS Soedarso agar lebih peduli dengan pelayanan, terutama terhadap pasien yang gawat darurat.

“Sesuai UU No 44/2009 tentang Rumah Sakit Pasal Pasal 1 ayat (2) “Gawat Darurat adalah keadaan klinis pasien yang membutuhkan tindakan medis segera guna penyelamatan nyawa dan pencegahan kecacatan lebih lanjut,” ujar Syafriudin.

Kemudian pria yang akrab disapa Bang Udin itu menyebut, dalam Pasal 1 ayat (3) Permenkes, No 47/2018 tentang Pelayanan Gawat Darurat.

“Gawat Darurat adalah keadaan klinis yang membutuhkan tindakan medis segera untuk penyelamatan nyawa dan pencegahan kecacatan. Ayat ( 4 ) Pasien Gawat Darurat yang selanjutnya disebut Pasien adalah orang yang berada dalam ancaman kematian dan kecacatan yang memerlukan tindakan medis segera,” lanjutnya.

Disamping itu, Syafriudin juga menyoroti agar pihak Rumah Sakit tidak membedakan pelayanan terhadap Pasien.

Syapriudin Ketua Umum BAIN HAM RI Kalbar

“Baik itu pasien BPJS dan non BPJS tolong disamakan, jangan dibedakan terkait pelayanan. Saya berharap RSU Soedarso Pontianak, ada perbaikan dalam pelayanan dan mengedepan jiwa sosialnya demi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan,
Miris ..!!! Bocah Malang Merintih Kesakitan Menanti Jadwal Operasi di RSU Soedarso”.

Miatul Ramadhani Bocah malang (9 tahun) harus menahan rasa sakit akibat luka bakar yang dialaminya beberapa waktu lalu, yang saat ini sedang menunggu kepastian jadwal operasi, namun belum ada kabar dari pihak RS Soedarso Pontianak.

Kondisi Miatul saat ini yang semakin memburuk, kulit yang mengering akibat luka bakar mulai terkelupas sehingga bocah malang itu semakin merasakan penderitaannya.

Orang tua dan pihak keluarga saat dikonfirmasi oleh media ini pada Selasa (26/10/2021) merasa bingung dan bimbang melihat kondisi Miatul Ramadhani.

Herman, Tokoh Pemuda yang mendapingi pasien (Miatul- red) mengatakan bahwa pihaknya sudah berupaya agar pihak Rumah Sakit dapat segera melakukan tindakan medis.

“Kami sudah membawa Miatul Ramadhani Ke RSUD Soedarso untuk di lakukan tindakan medis berupa Operasi, namun hingga saat ini berkas atau hasil diagnosa pasien masih diruang anatesi, dan pihak rumah sakit akan menghubungi jika sudah tiba waktu akan dilakukan operasi. Namun hingga hari ini pihak RSUD Soedarso belum menghubungi Keluarga,” ujar Herman Selasa (26/10/2021) sore.

Herman berharap ada perhatian dan kemurahan hati dari pihak rumah sakit maupun intansi terkait.

“Kami berharap kemurahan hati pihak RSUD Soedarso untuk memberikan Skala Prioritas pada Miatul Ramadhani ini, dan mohon kepada instansi terkait baik Dinas Kesehatan dan Pemprov Kalimantan Barat dapat membantu kelancaran dan kemudahan untuk Miatul Ramadhani dalam proses Operasi serta pemulihan kesehatan pasca operasi,” tutup Herman berharap. (Vr).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed