Kukar, Kaltim – Beritainvestigasi.com.
Mobil truk pengangkut kelapa sawit yang melintas di jalan Trans Kaltim seputaran Desa Lebak mantan Lebak c Cilong, Muara Leka, dan Perian, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai kartanegara, kerap mengabaikan keselamatan pengguna jalan. Pasalnya truk-truk tersebut sering tidak memakai pengaman untuk menutup buah sawit dan membawa angkutan melebihi kapasitas.
Pemandangan tersebut ternyata sudah menjadi tontonan umum di sepanjang jalan hingga menuju pabrik PT JMS di Desa Perian dan seolah-olah tidak ada penindakan dari pihak yang bertanggung jawab/ berwenang, sehingga sopir kerap mengabaikan aturan meski sudah mengetahui barang bawaan dari kendaraan tersebut sewaktu – waktu bisa jatuh dan membahayakan pengguna jalan.
J dan M nama inisial, warga Fesa Perian ketika diwawancarai mengatakan, kami masyarakat yang mempunyai tempat tinggal (rumah) berada di pinggir jalan, sering melihat angkutan yang membawa buah sawit tanpa penutup dan muatannya pun terlihat menjunjung tinggi melebihi batas bak truck.
” Sudah sering kami lihat, dan itu sudah menjadi tontonan rutin, yang kami takutkan kalau buah sawitnya jatuh bisa membahayakan orang yang lewat, apa lagi kalau jatuh pas di depan pengendara yang sedang melintas, bisa tak terhindarkan kecelakaan,” ungkapnya. Jumat (17/09/2021).
“Tidak hanya itu saja, truck pengangkut jangkos juga sangat meresahkan kami,
Karena bau tidak sedap yang yang ditimbulkan itu,” tambahnya,
sambil memberikan dokumen foto truck sedang mengangkut janjangan kosong kelapa sawit.
Lewat pemberitaan ini, kami, masyarakat meminta pemerintah melakukan tindakan dan memberikan himbauan atau peringatan kepada pengendara dan juga kepada pihak perusahaan.
Sampai berita ini di tayangkan, Redaksi media ini masih berusaha menghubungi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara guna meminta tanggapannya terkait hal tersebut.









