oleh

Yakob, S.H.i Siap Maju Dalam Kancah Pilkades Jeruju Besar

Yacob, S.H.i, Calon Kepala Desa Jeruju Besar

Kubu Raya, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Pilkades Serentak di Kabupaten Kubu Raya akan segera dilaksanakan, setidaknya ada 39 desa yang melaksanakan pemilihan pada Oktober 2021.

Yakob S.H.i, salah seorang diantaranya yang akan ikut dalam kontestasi Pilkades di Desa Jeruju Besar.

Yakob adalah seorang Tokoh Agama di Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, mengatakan, jika ia terpilih akan memprioritaskan pembenahan di organisasi pemerintahan.

“Kalau saya nantinya terpilih menjadi Kepala Desa, program pertama yang menjadi acuan kita adalah kepemerintahan terlebih dahulu, kita perdayakan semua organisasi pemerintahan dan kita tempatkan kepada porosnya masing-masing,” kata Yakob saat di wawancarai usai pengembalian berkas formulir. Kamis (02/09/2021).

Menurutnya, kelengkapan perangkat desa harus disesuaikan dengan fungsinya.

” Contohnya BPD, kita laksanakan hak BPD, desa tidak akan mengganggu. Hak desa juga hak desa, LPM hak LPM, jadi akan berjalan apa adanya, karena kita bukan mencari penguasa tapi mencari seorang pemimpin, artinya pandai menempatkan pekerjaan sesuai porosnya masing-masing,” jelasnya.

Yakob juga menyebut penggunaan Dana Desa harus tepat sesuai peruntukan yang di usulkan.

“Untuk Dana Desa, kita akan kerjakan sebaik mungkin melalui usulan-usulan masyarakat dan ketika ada usulan yang tidak terakomodir di usulan desa, kita berusaha melalui jalur-jalur lain dengan membuat program sosial kemasyarakatan melalui lembaga Amil Zakat masyarakat berupa simpan pinjam, dan lembaga sosial inilah yang mengadakan simpan pinjam tanpa ada bunga,” ujarnya.

Yakob menuturkan, melalui lembaga sosial dapat memberikan bantuan kepada masyarakat berupa bantuan kepada masjid dan surau, kemudian kepada guru-guru ngaji, Fardu Kifayah, dan tidak kalah pentingnya, lembaga sosial ini merupakan lembaga yang menampung ketika tidak ada dana lain yang tidak bisa dimanfaatkan, maka dana sosial inilah yang dimanfaatkan.

” Insha Allah kita juga akan bekerjasama dengan Dewan-dewan, melalui dana aspirasi dengan teknis di desa nantinya kita membuat tim melalui para dewan, ketika masyarakat ingin membangun yang tidak terakomodir dana desa dan dana ADD. Maka melalui dewan inilah kita melakukan aspirasi dan dikawal oleh dewan itu sendiri, ketika dana itu keluar, maka masyarakat setempat yang akan mengerjakan, minimal dari pihak RT lah yang mencari tenaga kerja itu sendiri,” ujar pria yang juga Kepala Sekolah di Tsanawiyah.

Terakhir dikatakannya, jika dirinya ditakdirkan menjadi Kades, ia akan membenahi BUMDES juga.

“Insya Allah, jika Allah menakdirkan saya memjadi Kepala Desa, Bumdes akan saya perbaiki karena Bumdes kita sekarang ini tidak ada dampak ekonomi ke masyarakat, malahan mencari keuntungan kepada masyarakat miskin, kenapa demikian ketika ada bantuan pemerintah melalui bedah rumah Bumdes yang melaksanakan, dan keuntungan nya luar biasa buat Bumdes, seharusnya tidak mengambil keuntungan tapi mengambil keuntungan,” pungkasnya.  (Nov/Vr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed