Lingga – BeritaInvestigasi.com. menurut keterangan Zakaria yang memiliki tanah tepat di desa laboh ini angkat suara dan iya mengatakan ada 14 sertifikat tanah milik warga dan juga termasuk saya yang punya tanah di situ habis di libas oleh PT. Singkep Tuah Persada
dan tanah saya dan rekan rekan yang lain ada 14 sertifikat tanah lebih kurang 40 hektar tutur pak Zakaria, dan beliau pun merasa aneh atas tanahnya yang bersertifikat tahun 1993 telah berubah menjadi hak orang lain yang umur surat tanahnya jauh lebih muda yaitu tahun 2017, saya menduga ini ada para oknum yang bermain hingga hak saya dan rekan rekan seakan hilang begitu saja, saya dan rekan rekan sang pemilik tanah menutut hak saya tapi saya tersisih atas hak saya sendiri ujarnya dengan penuh kesal.
bahkan hal ini sudah saya serahkan dengan pengacara saya, tiga bulan yang silam sudah saya laporkan di Polda perovinsi Kepri lewat pengacara saya dan sejauh ini sudah ada tanggapan dari Polda tuturnya.
dengan harapan saya agar hukum jadi panglima tertinggi di negeri ini, jangan sampai hukum tajam di bawah tumpul di atas, saya hanya mencari keadilan untuk saya dan rekan rekan,
dan iya katakan dengan waktu yang singkat pihak Polda akan turun, hal itu di sampaikan oleh pengacara saya tutup nya,
( Tim )





















