Warganya Diterkam Buaya, Bupati Rokan Hilir Santuni Keluarga Korban

Riau, Rohil1629 Dilihat

Rokan Hilir (Rohil), Riau – Beritainvestigasi.com. Nahas, Seorang Warga Rohil menjadi Korban, setelah diterkam Buaya. Tak lama, pasca peristiwa malang tersebut, Bupati Rohil, Afrizal Sintong langsung mengunjungi keluarga Almarhum Warno yang menjadi korban ‘dikunyah’ Buaya di Kepenghuluan Bantaian Baru, Kecamatan Batu Hampar, Rohil, Rabu (22/03/2023).

Dalam kunjungan duka tersebut, Bupati Rohil langsung disambut oleh Istri dan kedua anak almarhum, serta warga Masyarakat setempat. Sebagai bentuk simpati dan turut berduka, Bupati Rohil menyerahkan bantuan uang tunai dan Sembako dari Dinas Sosial (Dinsos) untuk dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan almarhum.

“Pada tanggal 15 Februari kemarin waktu kejadiannya, kami sudah dapat informasi ada warga kita yang dimangsa buaya. Saya pun menghubungi Dinas Sosial untuk sama-sama melayat hari ini ke kediaman keluarga almarhum ,” ucap Bupati Afrizal.

Dalam Kunjungannya, Bupati Rohil mengatakan bahwa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil turut berbelasungkawa atas kejadian yang menimpa keluarga Almarhum Warno. Bupati juga mengajak semua Pelayat agar mendoakan almarhum, kiranya diampuni segala dosanya dan diberikan tempat yang layak di sisi Allah Subhanahu Wa ta’ala.

Ilustrasi

“Kedatangan kami hanya sedikit untuk menghibur keluarga yang ditinggal dan sedikit memberikan bantuan. Semoga keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran dan ketabahan dalam mengahadapi cobaan ini,” ujar Bupati Afrizal.

Kemudian Bupati Rohil mengingatkan Warga agar selalu hati-hati dan waspada selalu. Karena, kejadian warga di mangsa Buaya sudah banyak terjadi di Rokan Hilir, baik itu di Sungai Rokan maupun di kanal- kanal perkebunan sawit. Oleh sebab itu, Bupati menghimbau kepada seluruh Datuk Penghulu untuk memberikan himbauan atau larangan beraktivitas bagi Warga di aeral yang berbahaya, agar tidak menjadi Korban.

“Jumlah Buaya di daerah kita sudah sangat banyak mencapai ribuan ekor. Mau kita musnahkan tidak bisa, karena Buaya merupakan salah satu hewan yang dilindungi. Ke depan ini Kita harapkan semoga ada relugasi khusus dari Pusat bagaimana ke depan mengatasi masalah ini agar tidak ada korban lagi,” harap Bupati Rohil.

Untuk diketahui, korban Warno dimangsa Buaya pada hari Rabu (15/02/2023) lalu sekitar pukul 09.30 WIB pagi saat mencari rumput untuk pakan ternaknya. Kemudian, sehari setelahnya korban ditemukan oleh Masyarakat dan Tim Basarnas pada pukul 10.45 WIB dalam keadaan utuh, namun sudah tidak bernyawa lagi.     (Hendron).

Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *