Pimpinan Media Lidikriau dan Berita Lintas Indonesia Silaturahmi ke Kediaman Walkot Pekanbaru

Pekanbaru, Riau380 Dilihat

Pekanbaru, Riau – Beritainvestigasi.com. Momentum hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Pimpinan sekaligus Penanggungjawab Media Lidikriau dan Berita Lintas Indonesia, Ansori, untuk mempererat tali silaturahmi dengan Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho. Dalam kesempatan tersebut, Ansori turut didampingi istri dan anaknya. di acara open house yang digelar pada Minggu (22/03/2026).

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak menyelimuti kediaman Agung Nugroho saat acara open house pada Minggu (22/03/2026) di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Senapelan, Pekanbaru.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kalangan terlihat antusias berdatangan untuk bersilaturahmi langsung dengan orang nomor satu di kota Pekanbaru tersebut.

Tak hanya masyarakat umum, sejumlah Kepala Daerah, Pejabat Publik, serta Tokoh Masyarakat juga tampak hadir. Mereka bergantian bersalaman, berbincang, hingga mengabadikan momen bersama Walikota Pekanbaru beserta istri, serta Wakil Walikota dan istri dalam suasana yang penuh keakraban.

“Alhamdulillah, kami sudah berkesempatan bertemu langsung dengan Bapak Agung Nugroho, S.E., M.M, didampingi oleh Wakil Walikota, H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch untuk bersilaturahmi. Walaupun ini pertemuan pertama, kami merasa disambut dengan baik,” ujar Ansori di hadapan rekan-rekan wartawan.

Menurutnya, silaturahmi memiliki peran penting dalam membangun komunikasi yang harmonis, khususnya antara media sebagai kontrol sosial dengan pemerintah daerah. Ia menegaskan, bahwa hubungan yang baik antara kedua pihak akan berdampak positif terhadap pembangunan daerah ke depan.

“Silaturahmi ini penting untuk menjaga komunikasi yang baik. Sebagai media, kami juga memiliki fungsi kontrol sosial. Maka, hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah, baik kota maupun provinsi, perlu terus dijaga,” tambahnya.

Ansori juga mengapresiasi sikap terbuka Agung Nugroho yang tetap menerima masyarakat tanpa batasan dalam momentum hari raya ini. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan kedekatan pemimpin dengan rakyatnya.

“Momen seperti ini sangat memperkuat ukhuwah Islamiyah. Tanpa undangan resmi pun masyarakat tetap diterima dengan baik untuk bersilaturahmi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ansori menekankan, bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi menjadi ajang penting untuk mempererat hubungan antar sesama. Tradisi saling mengunjungi dan bermaaf-maafan.

“Saya memilai kegiatan ini memiliki nilai luhur yang harus terus dijaga dalam kehidupan masyarakat Indonesia” tuturnya.

Di sisi lain, dalam suasana penuh kehangatan tersebut, terselip harapan sekaligus catatan kritis dari masyarakat. Ansori menyampaikan, bahwa di balik berbagai capaian pembangunan, masih terdapat persoalan mendasar yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah kota, khususnya terkait banjir dan pengelolaan sampah.

“Masyarakat tentu berharap di bawah kepemimpinan Agung Nugroho saat ini, persoalan banjir yang kerap terjadi di Pekanbaru dapat segera teratasi. Begitu juga dengan masalah sampah yang masih terlihat menumpuk di beberapa titik. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus dituntaskan,” tegasnya.

Ia menilai, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari program yang berjalan, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah mampu menyelesaikan persoalan klasik yang langsung dirasakan masyarakat.

“Kami optimis, dengan komunikasi yang baik antara pemerintah, media dan masyarakat, berbagai persoalan ini bisa diatasi secara bertahap dan berkelanjutan,” ucapnya.

Ansori berharap momentum silaturahmi iIdul fitri ini dapat semakin mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat, sekaligus menjadi titik awal penguatan sinergi untuk membangun kota Pekanbaru yang lebih baik, bersih dan tertata.

“Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan dan memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Karena pada akhirnya, tujuan kita sama, yaitu, menjadikan Pekanbaru sebagai kota yang maju, nyaman dan bebas dari persoalan yang meresahkan masyarakat,” tutupnya.


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *