Permudah Situasi Darurat Dalam Pelayanan, Diskominfotiks Luncurkan Aplikasi SMART INDRA

Riau, Rohil707 Dilihat

Permudah Situasi Darurat Dalam Pelayanan, Diskominfotiks Luncurkan Aplikasi SMART INDRA

Rohil, RiauBeritainvestigasi.com. Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Rokan Hilir, meluncurkan Aplikasi SMART INDRA. Hal ini dilakukan mengingat,  digitalisasi merupakan langkah jitu untuk memperluas jangkauan masyarakat yang ingin melaporkan kondisi suatu daerah apabila dalam situasi darurat.

Dalam pra launching aplikasi SMART INDRA, turut hadir Kapolsek Bangko, Kepala Damkar, Kadis Kesehatan, Direktur RSUD Pratomo, Direktur RSU Indah, Direktur RS Awal Bros Bagan Batu, Kepala Puskesmas Bagansiapiapi dan Ka Pus Bagan Punak.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Jabupaten Rokan Hilir, Indra Gunawan, S.E, M.H, dalam keteranganya kepada Pers menjelaskan, tren inovasi digital dalam sistem pelayanan dapat mendorong percepatan penanganan yang dibutuhkan, juga untuk merespon peristiwa yang sedang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Ia mengungkapkan, Diskominfotik telah melakukan pengembangan platform digital berbasis web yang dinamakan Aplikasi SMART INDRA ( Selamatkan Masyarakat, Indah dan Sejahtera). Melalui platform tersebut, masyarakat dapat lebih mudah melaporkan peristiwa yang terjadi di lingkungan mereka dengan cara membuka website tersebut.

“Dengan begitu dapat dikatakan pengembangan digitalisasi melalui aplikasi ini, dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk melaporkan peristiwa kebakaran, kecelakaan dan peristiwa yang butuh penanganan cepat lainnya. Bahkan aplikasi ini bersifat realtime karena setiap laporan akan menerima nada notifikasi dari handphone admin,” kata Indra saat memberikan pemaparan cara menggunakan aplikasi di Jantor Rapat Diskominfotik lantai 7, Kantor Bupati Batu 6 Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau pada Rabu (28/02/2024).

Dengan digitalisasi yang dilakukan, seluruh proses pelaporan mulai dari pengiriman yang terlebih dahulu harus mengisi bio data Pelapor yang akan dikirim dan nantinya akan dilacak melalui GPS oleh Handphone Penerima. Lebih lanjut Indra menyampaikan, aplikasi pelayanan SMART INDRA memungkinkan masyarakat untuk mengirimkan laporan kejadian secara langsung melalui aplikasi ini. Hal ini memfasilitasi kerjasama antatra Stakeholder dan Masyarakat.

Ia mengungkapkan, aplikasi ini sudah banyak berjalan di beberapa daerah di Indonesia, terutama di DKI Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Dikatakannya, Diskominfotik telah siap untuk menjalankan aplikasi ini karena ditunjang SDM dan peralatan pendukung lainnya.

Sementara itu, Kapolsek Bangko, Kompol Ihut Manjalo Tua dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Diskominfotik yang telah menginisiasi aplikasi SMART INDRA yang dapat membantu dan meringankan pelaksanaan tugas kepolisian. Dia juga berharap, aplikasi ini dapat berkelanjutan dan jangan hanya diawal saja.

Apalagi jika sudah terbentur dengan masalah anggaran sehingga akhirnya tidak bisa digunakan. Kemudian Ia juga menyarankan agar melibatkan lebih banyak stakeholder di dalam aplikasi agar tidak terjadi tumpang tindih dalam tugasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bangko, dr. Romi juga mengatakan, invonasi dalam pelayanan digital mau tidak mau, suka tidak suka harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari. Karena tidak semua kecamatan memiliki Rumah Sakit. Hanya saja, aplikasi berbasis web hendaknya dibuat juga dalam bentuk aplikasi berbasis android.

Hal Senada juga disampaikan Susmi, Petugas RSUD Bagansiapiapi. Dia mengungkapkan, selama ini di UGD RSUD sudah ada SIM RS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit). Pihaknya sangat setuju karena ada peristiwa pasien persalinan sering terlambat diberikan pertolongan.


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *