Bupati Ikut Seminar Nasional Pengelola Keuangan Daerah Dan Desa

Bintan, Kepri, Nasional732 Dilihat

Bintan, Binv 2017.

Pengelola dan Perencanaan Penggunaan Keuangan Desa yang tidak di siapkan secara matang , di tambah lagi dengan pengetahuan yang minimdari perangkat Desa dalam mengelola dan mempertanggung jawabkan ke Uangan Desa,acapkali menjadi problematika tersendiri di setiap Daerah.
Hal tersebut di kemukakan Bupati Bintan H Apri Sujadi S.Sos saat bersama Gubernur IPDN,Prof.Dr Erma Suradinata,MH.MS di Gedung Rektorat Kampus IPDN Jatinangor,Sumedang,Jawa Barat Rabu pagi (13/9).kujungan silaturahmi tersebut juga di sejalankan dengan mengikuti seminar nasional problematika pengelolaan keuangan daerah dan desa dengan nara sumber dari Kemntrian Dalam Negri Republik Indonesia ,Kementrian Pemberantasan Korupsi (KPK)
“Tentunya kita berharap ada transfer knowledge (pengetahuan) dari Nara Sumber dan Bapak Gubernur IPDN,Prof.Dr H Ermaya Suradinata, SH.MH.MS Terutama soal problematika system Keuangan Daerah dan Desa” ujar Bupati Bintan H Apri Sujadi S .Sos didampingi Kepala BPKAD Kabupaten Bintan Setioso.Terkait Sistem Keuangan Desa ( Siskuedes ) yang berlaku dan di terapkan di setiap daerah saat ini hendaknya mampu menciptakan tata kelola keuangan Desa yang baik.Pemerintah Derah Kabupaten Bintan sendiri saat ini telah menerapkan di setiap desa untuk menampilkan data ke uangan Desa secara transparan di masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Ronny Kartika mengatakan bahwa terkait Aplikasi Siskeudes saat ini sangat membantu kemudahan dalam melakukan proses pengelolaan keuangan,serta dapat di pertanggung jawabkan akuntabilitasnya.Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan juga sedang merancang suatu system yang ikut membantu mempermudah pengelolaan keuangan desa berbasis e-Desa.
“ Tentang pembangunan Nasional saat ini secara umum berbasis Desa,dalam perencanaan pembangunan Desa dengan potensi ekonomi dari sektor pariwisata tentunya akan berbeda dengan Desa yang Potensi ekonominya dari sektor pertanian.e-Desa yang di rancang,natinya berguna bagi memaksimalkan potensi di setiap Desa”tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *