oleh

Diduga Mark Up, Usia 3 Bulan Jalan Rabat Beton Sudah Rusak

Jumadi, Koordinator Laskar Anti Korupsi Indonesia Kec.Sungai Melayu Rayak.

Ketapang, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Baru 3 (tiga) bulan usai dibangun, Jalan Rabat Beton di Desa Karya Mukti, Kecamatan Sungai Melayu Rayak sudah rusak, diduga ada Mark Up dalam proyek yang bersumber dari Dana APBN dengan pagu dana Rp 600.000.000,- (enam ratus juta rupiah).

Hal itu diungkapkan Jumadi, Ketua Koordinator Laskar Anti Korupsi Indonesia(LAKI) Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Kabupaten Ketapang.

” Pada tanggal 3 bulan November 2021, Jumadi, Ketua koordinator Lembaga LAKI (Laskar Anti Korupsi Indonesia) Kec. Sungai Melayu Rayak, Kab. Ketapang, Kalimantan Barat telah menemukan kegiatan pengerasan rambat beton di desa Karya Mukti, Kec. Sungai Melayu Rayak diduga mark up sumber dana APBN sebesar enam ratus juta rupiah,” ungkap Jumadi kepada Media ini melalui pesan WhatsApp, pada Jumat (05/11/2021).

Menurut Jumadi, proyek jalan yang dikerjakan oleh pelaksana kegiatan BKAD ” SEDULOR BERSATU” Kecamatan Sungai Melayu Rayak itu pengerjaannya diduga tidak sesuai spesifikasi yang telah ditentukan oleh dinas terkait.

Karena itu Jumadi minta pihak Inspektorat dan dinas terkait agar meninjau dan menyelidiki pekerjaan tersebut.

“Saya minta Inspektorat maupun dinas instansi yang terkait agar mengaudit kegiatan tersebut,” ujar Jumadi.

Sementara itu, Supardi salah satu warga setempat berharap pembangunan jalan itu harus bagus.

“Harapan saya pengen yang bagus, masa baru 3 bulan jalannya dah hancur begitu,” ujar Supardi.

Supardi menyebut bahwa pekerjaan tersebut adalah dari Pokir( aspirasi) Anggota Dewan.

” Ini dari aspirasi Dewan, pak Buntal, dari Partai PAN kayaknya pak,” tutupnya.  (Vr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed