Kalbar- Beritainvestigasi.com. Di era Digitalisasi banyak kemudahan yang dapat kita rasakan, ada banyak tawaran aplikasi yang disediakan.
Namun bagi anda yang hendak merima tawaran dalam bentuk aplikasi, haruslah teliti dan pelajari lebih dahulu manfaat dan untung ruginya. Apalagi kalau itu yang bersifat investasi.
Baru baru ini ratusan orang merasa jadi korban penipuan aplikasi yang diduga bodong. Sebut saja Aplikasi “PROMO TOGETHER (PT). Aplikasi ini menawarkan anda untuk berinvestasi dengan cara menanam modal membeli produk yang disediakan.
Melalui WhatsApp Group (WAG) terungkap kekecewaan para nasabah ( anggota PT) yang menyebutkan diri mereka sudah tertipu.
Ratusan anggota WAG PT mengaku menyesal telah mendaftar, dan mengkhawatirkan identitas diri mereka (nomor NIK) yang telah diserahkan pada admin, yang mana data itu terkoneksi pada rekening Bank dan sebagainya.
Para korban tergiur dengan tawaran investasi yang akan memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan dan tanpa harus bekerja keras dengan modal yang bervariasi, dimulai dari Ratusan Ribu Rupiah hingga ada yang mencapai puluhan juta setiap korbannya, yang jika ditotal jumlah keseluruhan mencapai Ratusan Juta Rupiah.
” 2 hari tidak bisa tarik dana itu ciri2 scam.. masa nunggu esok esok esok dana bisa cair ..hadewww. penipunya gitu banyak alesan,” tulis salah satu korban di WAG dengan no 0821 4808xxxx.
“Iya udah fix scam, semoga yg nipu kita diberikan ganjaran yg setimpal,” kata korban 0813 4856 xxxx.
” Tobaaaattttttt aku. Dak mau ikut gini lagi,” tambahnya.
Anggota lain ikut menanggapi, agar lebih waspada.
“Logika saja sebenarnya, ga ada bisnis yg mudah dapat uang seperti ini,” tulis nomor 0813 7540 xxxx.

Kemudian ada yang mengaku terbeban mental, karena ada yang masuk direkrut melalui dirinya.
“Aku lebih ke beban mental, teruntuk yg ikut dibawah aku mohon maaf sebesar besarnya. Asli gak enak perasaan jadi seperti aku pula yg merasa nipu,” kata Korban lainnya.
” Tlng aplikasi ini jangan disebarkan ke kawan-kawan, ksihan kawan-kawan nnti jadi korban juga,” imbau akun @TDA.
Atas kejadia itu, masyarakat dihimbau agar lebih berhati hati jangan mudah tergiur dengan tawaran yang tidak jelas.
” Kalau kita mau berinvestasi pelajari dahulu, periksa keabsaahan aplikasi tersebut apakah ada terdaftar di OJK, cari referensi dan testimoni dari rekan rekan. Untuk menghindari kekecewaan daan penipuan online lebih baik abaikan saja tawaran tawaran yang masuk,” kata Akun @Berani Karena Benar
” Semoga Allah membalas atas semua kezoliman,” tulis pemilik Akun @LongNas Selasa(21/09/2021) 05.35 Wib.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada titik terang dan tidak ada pihak yang bertanggungjawab yang bisa dihubungi. (Vr)


















