KAMMI Tanjungpinang Gelar Diskusi Santai Pilkada 2020

Tanjungpinang – Beritainvestigasi.com. KAMMI daerah Tanjungpinang bekerjasama dengan KANAL (Kajian Milenial) Tanjungpinang dan Riuh Projeck melaksanakan diskusi mengenai Pilkada 2020 berkualitas dengan menghadiri Afrizal, S.IP, M.Si dari pengamat politik pemerintahan yang juga akademisi dari FISIP UMRAH serta Dino Febrijanto, SH dari Kabag Humas dan Teknis KPU Kepri. Diskusi yang dihadiri oleh puluhan mahasiswa dan pemuda di Tanjungpinang yang bertempat di Caffe Riuh Jl. Handoyo Putro KM 8.

Zulkarnain Selaku Kepala Bidang Kebijakan Publik KAMMI Tanjungpinang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Diskusi Santai Pilkada 2020 ini salah satu tujuannya adalah untk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada Mahasiswa, pemuda dan Pemilih pemula agar dapat Menggunakan hak pilih dan Pikirannya untuk dapat mengawal kebijakan-kebijakan, pelaksanaan pilkada 2020 nanti. Kemudian, hal ini juga menjadi salah satu ajang Untk membuka komunikasi yang lebih intens kepada penyelenggara pemilu khususnya KPU Provinsi Kepri.

Arizal dalam penyampaiannya menyebutkan kan bahwa: untuk melahirkan pemimpin yang berkualitas tidak cukup hanya dengan penyelenggaraan pilkada yang efektif saja, karena KPU sebagai penyelenggara hanya memastikan semua tahapan dan mekanisme pemilihan berjalan dengan aturan yang berlaku seperti sosialisasi yang maksimal, partisipasi masyarakat dalam pilkada tinggi dan sebagainya. namun KPU yang tidak memiliki kewenangan dalam memastikan bahwa calon yang maju dalam pilkada merupakan orang yang memiliki kapabilitas dalam memimpin sebuah daerah atau kota. Disini pentingnya peran partai politik sebagai salah satu pilar demokrasi dalam melahirkan calon pemimpin yang berkualitas. Jika mekanisme yang dijalankan oleh partai politik mulai dari perekrutan, pengkaderaan sampai menjadi pemimpin dijalankan dengan benar dan tepat maka sebuah keniscayaan bahwa pemimpin yang dipilih rakyat dalam pilkada akan berkualitas.

Oleh karena itu Partai Politik Yang berkapabilitas, KPU sebagai penyelenggara pilkada berintergritas serta pemilih yang cerdas merupakan kolaborasi apik dalam melahirkan pemimpin yang berkelas dan berkualitas, sambung Afrizal.

Pilkada 2020 nanti akan dilaksanakan di 9 Provinsi, 224 Pilbub dan 37 Pilwako se Indonesia. Khususnya Kepulauan Riau dilaksanakan di Tingkat Provinsi Untk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, kemudian 5 Kabupaten, 1 Kota, Kata Dino Febrijanto.

Kemudian Dino Febrijanto juga menjelaskan Teknis, Tahapan dan Anggaran yang dikeluarkan dalam pelaksanaan Pilkada 2020 secara singkat. Menurutnya Tingkat Partisipasi Pemilih di provinsi Kepulauan Riau terbilang cukup tinggi. Mahaiswa tidak boleh golput tetapi menjadi garda terdepat dalam mewujudkan demokrasi yang baik di Indonesia khususnya KEPRI.

( Wak Alek )

Recommended For You

Redaksi

About the Author: Redaksi

mulai berbenah tahun 2016 hingga sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *