
Tanjungpinang, Kepri –Beritainvestigasi.com Polemik terkait pelaksanaan Event Kurma Ramadhan di kawasan Gurindam 12, Tepi Laut, Tanjungpinang, mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Dekranasda, Tanjungpinang, pada Sabtu (21/02/2026) sore.
Ketua Penasehat Perkumpulan Pedagang Kecil Tepi Laut (PPKTL),Hasriawady S,IP., atau yang akrab di sapa bang Gentonx, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana tetap kondusif dan tidak terpancing pada hal-hal yang dapat memicu keributan.
Menurutnya, kegiatan Kurma Ramadhan merupakan agenda tahunan yang sudah menjadi bagian dari perhelatan rutin dan patut didukung bersama demi kemajuan daerah serta perputaran ekonomi masyarakat.
“Kita berharap jangan ada lagi hal-hal yang mencoba memicu keributan. Ini adalah event tahunan yang seharusnya kita dukung bersama-sama demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kepulauan Riau, Guntur Sakti, S.Sos., M.Si., , turut mengimbau seluruh pedagang agar dapat bekerja sama dalam menjaga ketertiban dan kondusivitas selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengimbau seluruh pedagang dan masyarakat agar tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Jangan mudah terprovokasi dan tetap patuhi aturan yang berlaku,” tegas Guntur.
Sementara itu, panitia penyelenggara Bazar Kurma Ramadhan menegaskan bahwa kegiatan tersebut telah dilaksanakan sesuai arahan pemerintah dan melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
“Kegiatan ini sudah sesuai dengan arahan pemerintah. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sebelum pelaksanaan,” ujar perwakilan panitia.
Berdasarkan hasil investigasi awak media BeritaInvestigasi.com, kegiatan berjalan dengan pengawasan aparat terkait dan situasi terpantau kondusif. Meski terdapat perbedaan pandangan di kalangan pedagang, seluruh pihak diharapkan mengedepankan dialog agar suasana tetap aman dan tertib selama bulan Ramadhan.
(***)















