
Tampak brondolan tidak dikutip. Lokasi : Abdeling 2 Kebun unit Marjandi. (foto hasil investigasi, 04 Juni 2022).
Simalungun, Sumut – Beritainvestigasi.com. Peningkatan produksi Tandan Buah Segar (TBS) di PTPN IV terus dipacu. Hal tersebut selaras dengan upaya dalam mewujudkan rendemen minyak Crude Palm Oil (CPO) yang berkualitas dan bermutu.
Faktor pendukung berkualitasnya CPO tersebut diantaranya tidak terlepas dimulai dari cara panen TBS yang benar, kemudian dengan cepat mengangkutnya dari lokasi (ancak) ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Brondolan masih tetap ada di lokasi yang sama. (Hasil investigasi, 07 Juni 2022).
Namun, yang terjadi di PTPN IV Kebun Unit Marjandi, Kab.Simalungun malah sebaliknya, dimana buah sawit tampak teronggok/ tidak terangkut (restan) di Tempat Pengumpulan Hasil (TPH), adapun hal tersebut berada di lokasi Abdeling 2, Unit Kebun Marjandi.
Hasil team investigasi di lapangan, Selasa, (07/06/2022), di sekitaran blok Afdeling 2 tersebut, terlihat jelas tumpukan janjang buah kelapa sawit dan juga berondolan yang berserakan, padahal akibat dari restan tersebut tentunya sangat berpengaruh terhadap turunnya kadar kualitas rendemen minyak sawit atau CPO.
Yang mana pada kondisi itu maka asam lemak bebas (FFA) akan terbentuk dan imbasannya berakibat pada menurunnya produktivitas dan kualitas mutu akhir CPO yang dihasilkan.

terdapat tumpukan buah restan di sekitaran blok yang sama.
Ironisnya lagi, pada pantauan 3 hari sebelumnya yakni Sabtu, 04/06/2022 tumpukan buah sawit itu sudah berada ditempat tersebut, sehingga patut diduga Asisten setempat tidak melakukan fungsionalnya dan bila hal ini dibiarkan terus menerus akan menjadi preseden buruk terhadap kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khusunya bagi unit Kebun Marjandi PTPN IV.
(Gunawan, S).
Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).














