
Simalungun, Sumatera Utara- Beritainvestigasi.com Kinerja Asisten, Askep sampai dengan Meneger kebun unit Marihat belakangan ini disorot publik. Hal tersebut lantaran kinerja para pimpinan ini dinilai buruk dalam hal melakukan perawatan pada areal Tanaman Belum Menghasilkan (TBM).
Fakta tersebut didapati tidak hanya di Afdeling IV seperti hasil investigasi lapangan beberapa hari lalu. Hal yang sama juga didapati di Afdeling I Kebun Unit Marihat, PTPN IV Regional II
Hari ini Sabtu, 20/9 kembali tim awak media turun ke lapangan pada areal Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), lokasi Afdeling I Kebun Unit Marihat.
Miris, di areal ini juga ditemukan kondisi yang sama persis dengan kondisi pada pberitaan sebelumnya, dimana didapati sejumlah tanaman kurang terawat
Secara fisik Pokok kelapa sawit: penyiangan, pemupukan, pengendalian gulma diduga tidak dilakukan sesuai SOP. faktanya sejumlah pokok sawit tampak memliki daun kuning, kerdil bahkan lebih mengejutkan lagi didapati satu buah pokok sawit yang pelepahnya habis digundul

Kondisi ini diduga kurangnya pengawasan yang dilakukan atau bahkan tidak dilakukannya kontrol lapangan sama sekali. Jika benar jelas hal ini mengabaikan prinsif- prinsip efisiensi yang saat ini diprioritaskan oleh para petinggi BUMN.
Atas temuan tersebut mewakili tim, awak media ini telah melakukan kordinasi dengan mengirimkan foto dokumentasi kondisi areal TBM kepada Bapak Irvan Faisal yang diketahui menjabat Kabag Tanaman
Sebagai bentuk pengawasan (control) publik terhadap sistem pengelolaan perusaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang menjadi tanggung jawab bersama Diminta agar Bapak Rizal Damanik selaku Direktur Operasional PalmCo untuk segera melakukan evaluasi bila perlu melakukan penelusuran terhadap adanya potensi Fraud (penyimpangan anggaran). (Tim)













