Simalungun, Sumatera Utara- Beritainvestigasi.com Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar melakukan rajia insidentil terhadap seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) guna mencegah gangguan Kamtibmas. Selain itu, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam upaya mencegah adanya peredaran narkoba didalam lapas sebagaimana tudingan negatif, yang mana tudingan negatif tersebut bisa saja hanya asumsi semata sebab tidak berlandaskan bukti.
Saat dikonfirmasi, Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Ucok Sinabang kepada awak media ini menjelaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar.
” WBP yang dituding melakukan transaksi yakni BAN dan BAD penghuni kamar atau sel Pattimura 5. Setelah digeledah keduanya bersih tidak ditemukan barang narkoba dari keduanya” sebutnya menjelaskan.
” Jadi tidak benar itu bang, setelah kita dapat laporan isu tersebut kita langsung lakukan rajia ke kamar-kamar WBP dan tidak ada kita temukan barang narkoba seperti yang diberitakan itu,” tegas KPLP menyampaikan keterangannya kepada awak media ini. Minggu, (14/1/2023)
Ditambahkannya, ” kemarin juga sempat ada beberapa wartawan dan aktivis yang datang ke kantor untuk konfirmasi soal isu tersebut, Pihaknya juga sudah mengklarifikasi soal tudingan negatif tersebut dengan memberikan fakta kondisi keseluruhan lapas.
” Kami pastikan kami di sini berkerja dengan SOP yang berlaku di lapas ini bang, dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang ada di sini juga di berlakukan sama, sesuai dengan aturan-aturan yang ada, Dan kami sangat berterima kasih atas kehadiran rekan media, aktivis ataupun masyarakat yang sudah mau datang ke sini dan mempertanyakan perkembangan keadaan dan kendala- kendala yang ada di lapas ini,” ujar KPLP.
“Itu tidak ada kegiatan apa apa di situ, Pattimura 5 itu hanya kamar sel biasa, sama seperti kamar sel warga binaan yang lain juga bang. Mungkin memang dalam berkerja melaksanakan tugas, mungkin masih ada kekurangan nya, saya sangat mengharapkan terbentuk komunikasi seperti ini yang bisa membantu kami mengevaluasi kinerja kami agar lapas ini lebih baik,” harapnya.
Di akhir konfirmasi KPLP mengatakan kepada rekan media, kalau mau konfirmasi datang aja tak perlu WhatsApp pasti langsung di layani. “Kalau mau konfirmasi datang aja langsung bang kan lebih mantap,” pungkasnya mengakhiri. (Gunawan, S)















