
Kukar, Kaltim- beritainvestigasi.com Pesta demokrasi pada pemilihan kepala desa (PILKADES) serentak di 86 desa se-kabupaten Kutai Kartanegara (KUKAR), semakin mendekati hari – H. Berdasarkan jadwalnya hajatan tersebut akan digelar pada Minggu ke dua bulan September, tepatnya tanggal 14 September 2022.
Dari data yang terhimpun, ada sekitar 303 kontestan turut dalam meramaikan pesta demokrasi pada tingkat desa dibawah pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Dari ratusan calon kepala desa yang turut, tercatat memiliki latar belakang dan profesi yang berbeda -beda, diantaranya terdiri dari pengusaha, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat.

Salah satu diantaranya yaitu Silferius Sudi atau yang akrab di sapa Bang Ferry. Sosoknya dikenal sebagai seorang tokoh agama yang dekat dengan masyarakat.
Pria kelahiran lelawerang 10 Juni 1973 ini berdomisili di desa bukit layang kecamatan kembang janggut, dikenal miliki wibawa dan santun terhadap semua kalangan.
Dari hasil wawancara yang dilakukan team awak media beritainvestigasi.com dengan Silferius Sudi, ia menyebut yakin dan menyatakan siap maju bertarung pada bursa pemilihan kepala desa.
Di akuinya hal yang memotivasi dirinya untuk mengikuti ajang kontestasi pemilihan kepala desa adalah untuk melakukan perubahan, dan mengabdi untuk masyarakat dalam mewujudkan desa Bukit Layang yang Maju, Mandiri dan Religius mengedepankan pembangunan, dan menjalankan sistem Tata Kelola Pemerintahan yang baik menuju Bukit Layang Sejahtera.
Lanjutnya “Modal utama saya maju, berawal dari dukungan dari istri saya Ramiani dan ibunya petronela geroong” sebutnya berbekal restu dari keluarga Ferrry memiliki kepercayaan diri.
Sosok Ferry dikenal selain memiliki segudang pengalaman dalam jabatan strategis ditingkat desa, diketahui ia pernah menjabat sekretaris desa dari tahun 2008-2014, Kasi pemerintahan dari tahun 2015-2022, Bendahara koperasi Dwi Karya periode tahun 2012-2022, Asosiasi koperasi Belayan Bersatu (AKBB) 2010- 2016, dari jabatan yang sempat diembannya tersebut ia dinilai bersih dan tidak memiliki catatan hitam.
Diakuinya, dengan berbekal pengalamannya tersebut ia siap bersaing dengan kandidat lainnya.
Tekatnya maju menjadi calon kepala desa, di dasari oleh ketulusannya untuk memajukan desa bukit layang, menurutnya itu adalah salah satu kewajiban baginya. Jika dirinya nanti di beri amanah menjadi kades akan ia akan melibatkan semua unsur dalam membangun desa secara bersama.baik itu pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, semua akan di libatkan, sedangkan mengenai transparansi penggunaan anggaran maupun kebijakan itu akan menjadi komitmennya. “Jika saya diberikan amanah untuk memimpin desa Bukit Layang, Saya pastikan semua akan transparan” Tegasnya
“Atas nama pribadi dan keluarga, saya mengharapkan dukungan dan support dari masyarakat , saudara,dan teman teman, Doakan saya agar di permudah segala urusan pada saat pilkades nanti. Saya juga berharap, pelaksanaan Pilkades di desa bukit layang berjalan lancar, aman dan kondusif. Serta menghasilkan pemimpin yg di inginkan masyarakat. Tutupnya mengakhiri
Apriadin













