
Pontianak, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Musyawarah Wilayah VIII Kalbar Resmi Dibuka Oleh Sekjen MPN Pemuda Pancasila.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Kalbar diwakili Sekda Provinsi Kalbar, H. Horisson, M.kes, Kajati Kalbar, Masyhudi, S.H, M.H, perwakilan Kapolda Kalbar, perwakilan Pangdam XII/Tpr, Walikota Pontianak, H. Edi Rusdi Kamtono, Ketua YBS, Susanto Muliawan Lim, MPO Pemuda Pancasila Provinsi Kalbar, Pengurus MPW PP Provinsi Kalbar dan peserta Muswil dari utusan kabupaten dan kota .
Ketua MPW PP Kalbar, Uti Zulkifli saat diwawancarai mengatakan, Muswil ini merupakan salah satu tugas yang harus dijalankan oleh MPW PP Kalbar karena merupakan forum tertinggi dalam organisasi terkhusus Pemuda Pancasila ,
dalam Muswil ini menentukan pilihan kepengurusan baru dan membahas tentang program kerja ke depan.
“Saya atas nama Ketua yang diamanahkan dan ditugaskan untuk menyelesaikan kepengurusan almarhum Firman Muntaco periode 2017-2022 dan saya sudah menerima mandat untuk Periode 2021-2022, Alhamdulillah kami telah selesai melaksanakan program atau tugas yang diamanahkan kepada kami dari pusat salah satunya adalah Muswil ini,” ungkapnya.
“Saya berharap agar kedepannya Pemuda Pancasila tetap solid dalam menjalankan tugas dan fungsinya ,
Pemuda Pancasila itu kuat, kompak dan solid , Karena Pemuda Pancasila selalu menjunjung tinggi tatakrama etika dan loyalitas,” harapnya.
Uti juga menjelaskan, boleh saja memiliki latar belakang yang berbeda pendapat, akan tetapi tidak boleh pecah belah,
Tetap beridiologi Pancasila, jadilah pelopor tapi bukan provokator sehingga bisa diterima di kalangan masyarakat.
Kita berharap ke depan ada program yang bisa meningkatkan kualitas SDM di tubuh Pemuda Pancasila.
“Saya selalu ingat filosofi yang selalu disampaikan oleh almarhum Firman Muntaco, bahwa kita boleh pintar, tapi tidak boleh menggurui, boleh laju tapi jangan mendahului, boleh tajam tapi jangan melukai dan kita tidak saudara tapi lebih dari saudara, Itu yang selalu disampaikan,” jelasnya.
Ketua SAPMA Pemuda Pancasila, Akbar Ramadhan,D.Pd menambahkan,
kegiatan Muswil ini merupakan program terakhir dari periode 2017-2022, ini memang pesta besar PP di Kalbar yang dilaksanakan lima tahun sekali .
“Muswil ini bukan hanya memilih ketua tetapi akan ada rapat sidang komisi untuk menentukan arah dan kebijakan Pemuda Pancasila Kalbar untuk kedepannya, jadi pada Muswil ini diharapkan menghasilkan rekomendasi dan program-program kerja,” ujarnya
Dikatakannya, rekomendasi itu bukan internal dari PP saja tetapi kami juga mengrekomendasikan siapa-siapa kepala daerah yang berpotensi merupakan kader PP, kemudian siapa yang bisa kita majukan di legislatif dari kader PP maka hari inilah kita musyawarahkan jadi bukan hanya sekedar memilih ketua.
Ia menerangkan, untuk calon ketua yang daftar memang ada dua tapi salah satu calonnya incaumben yaitu Bapak Uti Zulkifli tetapi dengan kebijakan beliau dan melihat PP Kalbar ini harus bergenerasi akhirnya pak Uti Zulkifli memberi atau mendukung kepada salah satu calon lainnya sehingga hari ini penetapannya hanya satu calon saja yaitu bapak Abriansyah,” terangnya.
Harapan saya kepada pengurus MPW yang terpilih nanti bisa menjaga kondusifitas dan memberikan yang terbaiklah untuk pemuda Pancasila, untuk kedepannya yang pasti lebih baik apa yang sudah dilakukan oleh Ketua-ketua sebelumnya.
“Saya berharap ketua berikutnya mampu untuk memberikan program-program terbaik dan bisa membesarkan kader-kader lebih banyak lagi karena target kita MPN itu ada 94 ribu tapi hari ini baru terdaftar sekian ribu jadi masih punya PR untuk kedepannya, tapi saya yakin pengurus terpilih mampu untuk melaksanakannya,” harapnya Akbar. (Risky/vr).
Editor: Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan SKW)?












