oleh

Panitia Pilkades Harapkan Silahturami Tetap Terjalin Walau Berbeda Pilihan

Ket. Foto : Ketua Panitia, Nasir, S.Pd, (dua dari kiri, kaos warna cream)

Lampung Selatan – Beritainvestigasi.com. Perhelatan pemilihan Kepala Desa (Kades) di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan, hari ini memasuki masa tenang. Senin (25/10/2021).

Berbagai tahap demi tahap dilalui Panitia untuk mensukseskan Pilkades yang rencananya akan diselenggarakan pada Kamis (28/10/2021), bukan hal yang gampang. masalah Biaya, DPT, dan hal lainnya beberapa bulan yang lalu sempat menjadi topik perbincangan dan viral di beberapa media online, dapat diselesaikan Panitia.

Kemarin, Minggu pagi (24/10/2021), diadakan rapat, sekaligus menyelesaikan salah satu tahapan sebelum Pilkades, yaitu pelipatan Kertas Suara yang dihadiri 5 (lima) Calon dan Team Sukses Calon.

Ketua Panitia Desa, Nasir, SP.d dalam sambutannya mengharapkan agar Pilkades Desa Tanjung Baru berjalan dengan aman tanpa ada masalah.

Kertas Suara

” Tali Silahturami jangan sampai putus, jangan ketemu tidak saling tegur sapa karena berbeda pilihan,” pinta Nasir.

Nasir mempersilahkan calon maupun Saksi calon di Tempat Pemungutan Suara (TPS) melaporkan bila menemukan adanya indikasi kecurangan dari Panitia di TPS (KPPS) untuk memenangkan salah satu calon.

Nasir juga mengingatkan agar Calon Kades yang belum memberikan dana hibah seperti yang telah disepakati bersama beberapa bulan yang lalu agar segera diselesaikan (dibayar) karena Panitia harus membayar beberapa kebutuhan untuk Pilkades nanti.

Dalam Wawancara dengan Media ini, Nasir menjelaskan, dana hibah tiap calon tidak sama. Mereka para calon sudah memberikan Rp.10 juta, hanya satu calon yang telah menyelesaikan (membayar) dana hibah tersebut.

” Kita banyak kebutuhan yang harus dibayar. Kita harapkan ke empat calon dapat menyelesaikannya segera,” ujar Nasir.

Saat ditanya kapan batas waktu pembayaran dan konsekuensi apabila tidak dibayar dengan batas waktu yang telah ditentukan, Nasir dengan tenang mengatakan, mudah-mudahan sesuai dengan janji para calon akan membayar pada hari Selasa (26/10/2021) dapat ditepati.

Ket. Foto : Para Calon Kades, dari kiri ke kanan : Hemi (1), Warsidi (2), Rudi Sunaeni (3), Siti Aisyah (5)
Ket. Foto : Para Calon Kades. Dari kiri-kanan; Helmi (1), Warsidi (2), Rudi Sunaeni (3), Siti Aisyah (5)

” Mudah-mudahan hari Selasa semua sudah clear. Dasar hukum untuk memberikan sanksi apabila tidak membayar, memang tidak ada. Tapi inikan sebenarnya Pesta mereka (calon Kades-red), biarlah masyarakat yang akan menilai,” tuturnya.

Lanjut Nasir, bilapun nantinya para calon tidak menepati janjinya membayar dana hibah calon, kita Panitia akan memangkas beberapa item. Seperti Tarup (tenda), Kursi, dan lain-lain.

Terkait adanya permintaan dari Calon nomor urut 3, Rudi Sunaeni, agar perangkat desa seperti Kadus dan Ketua RT dilibatkan, Nasir menjelaskan, pada dasarnya apa yang disampaikan calon tersebut kita setuju. Dan kita sudah ajak mereka (perangkat-red) tapi mereka banyak yang tidak bersedia dengan alasan kesibukan mereka.

” Sudah kita ajak tapi mereka tidak bersedia, alasannya karena sibuk dengan pekerjaan mereka,” ujar Nasir.

Helmi
Warsidi
Rudi Sunaeni
Siti Aisyah

Pantauan awak media ini calon nomor urut 3, Rudi Sunaeni menyerahkan dana hibah calon kepada Bendahara Panitia yang dibungkus dengan kantong plastik warna hitam.

Adapun Calon Kades Desa Tanjung Baru, yaitu : Helmi dengan nomor urut (1), Warsidi (2), Rudi Sunaeni (3), Syaifudin (4), Siti Aisyah (5)

Tampak hadir dalam rapat tersebut, Ketua dan Jajaran Panitia Desa, 4 Calon Kades (1 orang tidak hadir) Ketua BPD, Plt. Kades, Babinsa, Babinkamtibmas Desa Tanjung Baru, Camat Merbau Mataram, Tokoh Masyarakat, dan para team sukses dari calon.  (Wes)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed