oleh

Pasca Mobil Terguling Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Ambruk

Warga gotong royong perbaiki jembatan ambruk di poros jalan Kabupaten

Kayong Utara, Kalbar –  Beritainvestigasi.com. Pasca ambruknya jembatan di RT 009 Dusun Pajajaran, Desa Masbangun, Kecamatan Teluk Batang. Warga setempat bergotong royong untuk memperbaiki jembatan tersebut pada Jumat (26/11/2021) pagi.

Jembatan yang sempat menelan korban tergulingnya sebuah Dump Truk bertuliskan Bos Muda dengan Plat warna Kuning bernopol KB 9890 GE bermuatan TBS, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka.

Tampak hadir ikut bergotong royong dari Perangkat Desa, BPD, Kepala Dusun dan Beberapa Ketua RT dan masyarakat sekitar.

Menurut Mus Mulyadi, Kepala Dusun Sumbermas yang ikut turun di lapangan, perbaikan jembatan itu bersifat darurat yang didanai dari Dana Tanggap Darurat Dana Desa Masbangun.

” Kita perbaiki jembatan ini bersifat darurat dengan menggunakan material batang kelapa yang menggunakan Dana Tanggap Darurat dari Kas Desa,” terang Mus panggilan akrabnya.

Lanjut diterangkan Mus, jika tidak diperbaiki, akan menjadi kendala bagi kendaraan yang akan melintas karena jembatannya bolong.

” Desa berinisiatif karena sangat penting, jika tak diperbaiki segera, kendaraan yang akan melintas akan terhalang karena jembatannya sudah bolong. Kebetulan pagi ini ada rombongan Satgas Covid-19 untuk Vaksinasi di Desa Podorukun, Kecamatan Seponti,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu Wakil Ketua BPD Desa Masbangun, Jamri menimpali kalau warga Desa Masbangun sangat berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten.

” Kami berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten, khususnya jalan dari desa kami menuju ibu kota Kecamatan yang sudah rusak parah dan penuh lobang. Kami mohonlah tahun depan agar segera di perbaiki jalan dan jembatan yang rusak, ada 2 jembatan yang sudah rusah parah, kita khawatir akan menelan korban jiwa,” timpal Jamri.

Dituturkan Jamri, dengan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan ini, jika ada yang membawa pasien untuk berobat ke Teluk Batang bisa tidak tertolong.

” Yang jadi kesedihan kami dan sangat memprihatinkan jika ada yang sakit atau mau melahirkan, melewati jalan yang rusak itu bisa bisa nyawa warga tidak tertolong,” tutur Jamri dengan nada sedih.

Karena itu ia berharap perihal tersebut bisa diketahui oleh Bupati agar menjadi perhatian khusus dan dapat prioritas pembangunan.

” Semoga saja Bupati mengetahui kondisi kami di Masbangun ini, sekali-kali tinjaulah kami, semoga tahun depan di jalan yang melintasi Desa Masbangun mendapat prioritas untuk dibangun,” pungkas Jamri penuh harap.  (Vr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed