Pedagang Keluhkan Maraknya Pencurian di Kawasan Gurindam 12 Tepi Laut

Tanjungpinang, Kepri – Beritainvestigasi.com Sejumlah pedagang di kawasan Gurindam 12 Tepi Laut, Kota Tanjungpinang mengeluhkan maraknya aksi pencurian yang belakangan kerap terjadi di area tempat mereka berjualan. Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai perlengkapan milik pedagang dilaporkan hilang.(15/3/2026)

Salah seorang pedagang, Nani, mengaku kehilangan antena parabola mini yang biasa digunakan di lapaknya. Ia memperkirakan kejadian tersebut terjadi pada Sabtu dini hari, 14 Maret 2026, sekitar pukul 04.00 WIB.

“Sekitar jam tiga subuh kami masih di lokasi dan barang masih ada. Namun saat pagi hari sekitar jam enam kami datang kembali, antena parabola mini itu sudah tidak ada,” ujar Nani.

Senada dengan itu, Ketua RT setempat juga membenarkan adanya laporan kehilangan dari para pedagang di kawasan tersebut. Menurutnya, selain antena milik Nani, ada juga pedagang lain yang kehilangan tenda dagangan.

“Memang ada laporan yang masuk. Selain antena milik Bu Nani, ada juga pedagang di depan lapak saya yang tendanya ikut raib tadi malam,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, seorang pedagang lain bernama Agung juga dikabarkan mengalami kejadian serupa pada malam yang sama. Gerobak dagangannya dilaporkan dibongkar oleh orang yang tidak dikenal.

“Agung juga ada laporan, pada malam yang sama gerobaknya dibongkar,” tambahnya.

Di tempat terpisah, salah seorang pedagang lainnya juga mengaku mengalami kejadian serupa. Ia menyebut terpal yang menutup bagian depan lapak dagangannya juga hilang pada malam yang sama.

“Di depan lapak saya yang ditutup terpal juga ikut raib tadi malam,” ujarnya kepada awak media.

Sementara itu, pedagang lainnya berinisial A juga menyampaikan hal serupa. Ia mengaku dalam beberapa waktu terakhir beberapa perlengkapan milik pedagang sering hilang di kawasan tersebut.

“Memang beberapa kali ada barang pedagang yang hilang. Namun sejauh ini barang yang diambil bukan barang yang terlalu berharga, lebih banyak perlengkapan lapak,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum dapat dipastikan berapa total kerugian yang dialami para pedagang akibat kejadian tersebut.

Para pedagang menilai kondisi keamanan di kawasan Tepi Laut saat ini sudah tidak lagi aman seperti sebelumnya. Beberapa pedagang mengaku telah kehilangan berbagai perlengkapan dagangan seperti lampu, kabel listrik, hingga terpal.

“Sekarang Tepi Laut sudah tidak aman lagi. Sudah beberapa kali pedagang kehilangan barang. Ada yang kehilangan lampu, ada juga yang kehilangan kabel, bahkan terpal dagangan juga pernah hilang beberapa waktu lalu,” ujar salah seorang pedagang.

Para pedagang berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk meningkatkan keamanan di kawasan Gurindam 12 Tepi Laut agar kejadian serupa tidak terus berulang, sehingga para pedagang dapat menjalankan aktivitas usahanya dengan lebih tenang.

(A.Ridwan)


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *