Pukat Mayang Usik Tangkapan Nelayan Mapur

Bintan – BeritaInvestigasi.com. Di tengah situasi pandemi & cuaca yang kurang bersahabat di laut, ketua DPC KNTI BINSIR, Umar Husen, mendapat laporan dari warga Nelayan Desa Mapur bahwa, di wilayah tangkapan / tempat mereka mencari ikan sehari hari telah di masuki oleh kapal pukat Mayang, yang berjumlah sekitar seratus unit.

Habislah sudah tempat kami untuk mencari nafkah sehari hari. Pukat Mayang ini bukan hanya Sotong / cumi saja yang di tangkap, tapi ikan kecil pun habis di tangkap & Rompong kami pun di buat rusak. Ujar Fatah salah seorang Nelayan Desa Mapur

Pemerintah / Dinas terkait seharusnya selalu melakukan pemantauan serta sosialisasi terhadap pengusaha dan Masyarakat Nelayan terkait dengan peraturan penggunaan pukat Mayang – batas – serta jarak wilayah penangkapan. Agar tidak menimbulkan masalah antara Nelayan Tradisional dengan Nelayan yang menggunakan pukat Mayang.

Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia ( KNTI ) Binsir, Umar Husen, berharap. ” Dinas Kelautan Perikanan Bintan, agar seringlah keliling ke Pulau supaya dapat mengetahui permasalahan yg di alami oleh Nelayan kita di laut, ” Ujarnya kepada beritainvestigasi.com, Minggu (07/06/2020).

( Wak Alek )


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *