
Landak, Kalbar – Beritainvestagasi.com. Warga berharap perhatian dari Pemerintah untuk memperbaiki Jembatan penghubung dua Kecamatan dengan Kabupaten yang terletak di Desa Ambarang, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.
Jembatan yang sudah rusak dan rawan dapat membahayakan keselamatan warga yang melewati jalan tersebut, terutama di malam hari. Jalan yang merupakan akses dari dua kecamatan, yaitu Kecamatan Air Besar dan Kecamatan Kuala Behe
Menurut Kepala Dusun Ambarang, Yulianus, B dan Ketua RT 013, Etom Tomi, jembatan tersebut dibuat dengan plat besi yang dinilai tidak mampu menahan beban yang tinggi. Apa lagi jalan tersebut merupakan jalan menuju pabrik PT. Palma Bumi Lestari Engkadu, jembatan tersebut berstatus jembatan Provinsi Kalimantan Barat.
“Dengan banyak keluhan masyarakat yang melintasi jembatan tersebut, diharap kepada Pemerintah Provinsi untuk segera memperbaiki jembatan itu,” kata Yulianus, Kepala Dusun Ambarang.
Dia juga meminta kepada pihak perusahaan sawit PT. Palma Bumi Lestari untuk ikut berpartisipasi memperbaiki jembatan tersebut karena setiap hari dilewati truk angkutan sawit dan angkutan CPO dengan kapasitas besar.
“Saya Kepala Dusun Ambarang meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, untuk segera memperbaiki jembatan tersebut dan juga kepada PT. PBL agar ikut berpartisipasi memperbaiki jembatan sebelum ada korban jiwa. Kenapa saya bilang seperti ini, karena jembatan tersebut di dusun saya, untuk itu saya berhak menyampaikan, supaya pemerintah dan PT. PBL segera ambil tindakan sebelum ada korban,” tegas Yulianus.
Hal senada juga disampaikan Ketua RT 013 Ambarang.
Dirinya merasa perihatin dengan keadaan jembatan tersebut, sebab sudah tiga kali pengemudi terperosok disitu (jembatan-red).
“Apa lagi dimalam hari, itu sangat berbahaya karena tidak bebas melihat dari jauh untuk pengendara motor. Selama ini sudah tiga kali pengemudi terpeleset, untung tidak ada yang parah, jadi kami berharap kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tolonglah memperbaikinya. Kalau bisa jembatan tersebut tidak usah lagi pakai plat besi, pakai beton supaya bisa bertahan lama, kalau masih pakai plat besi itu, hanya bertahan kurang lebih satu tahun,” ujar Etom Tomi. (sgt/Vr).
Editor : Wesly (Asesor UKW).















