
Kominfo Kayong Utara jadi mediator pertemuan mediasi RSUD SM Jamaludin I dan Hikmah Munawaroh(foto: Sandi)
Kayong Utara, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Setelah viral adanya keluhan terhadap buruknya pelayanan oknum bidan di RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I akhirnya dilakukan Mediasi antara pihak RS dengan Hikmah Munawaroh(keluarga Pasien).
Pertemuan tersebut dimediasi oleh Dinas Kominfo Kayong Utara, bertempat di ruang rapat Direktur Lantai 2 RSUD SM Jamaludin I Sukadana pada Selasa (30/5/2023).
Hadir dalam pertemuan: Kabid Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik di Dinas Kominfo selaku Mediator, fungsiinaris Kominfo Agung Ibnu. P, Januardi, dr Maria Fransiska Direktur RSUD SM Jamaludin I, Ridwansyah, SE., M. IP, Gusti Bujang Mas Ketua Pertasim, Miftahul Huda Ketua Lembaga Simpang Mandiri.
Dalam pertemuan itu, Heri Purwanto Kabid Kominfo memaparkan bahwa: Undang-undang menetapkan bahwa untuk menyelesaikan masalah harus dilakukan secara mediasi terlebih dahulu, dan mediasi merupakan alternatif penyelesaian secara adil dan efektif.
Menurut Heri, Pemicu terjadinya adalah kesalahpahaman, sehingga terjadi ketesinggungan dan mengakibatkan terjadinya keadaan yang tidak diinginkan.
“Kejadian bermula bahwa pada saat mengunjungi keluarganya yang baru saja melahirkan, dan pada saat akan membawa pulang adiknya diperlakukan kurang nyaman atas tindakan oknum salah satu nakes, hal tersebut karena komunikasi antara pegawai kesehatan dengan pasien yang kurang terjalin, sehingga ibu Hikmah membuat postingan kekesalan terhadap pihak RS melalui media sosial, “papar Heri.
Pertemuan kedua belah pihak guna membahas tentang perlunya evaluasi kepada pihak RS, agar memperbaiki pelayanan secara baik kepada pasien.

Foto: Hikmah Munawaroh bersama dr Maria Fransiska
Pada kesempatan itu, Hikmah menuturkan bahwa dirinya datang memenuhi undangan dari pihak rumah sakit.
“Saya bersedia memenuhi panggilan pihak Rumah sakit karena saya merasa perlu untuk menjelaskan duduk perkara sebenarnya, ” tutur Hikmah.
Sementara itu, dari pihak RS yang diketuai langsung oleh dr.Maria Fransiska selaku Direktur menjelaskan, bahwa SOP sudah dijalankan secara prosedur.
Dia juga mengungkapakan bahwa yang terpenting adalah perlunya menyelamatkan pasien terlebih dahulu.
Lebih la jut dijelaskan dr Siska, bahwa memang telah terjadi perdebatan antara pasien dan nakes. Oleh karena itu pihak RS menyadari akan ketidaknyamanan yang terjadi serta pihak RS juga mengucapkan terima kasih atas aduan masyarakat ini.
“Kami mengucapkan terima kasih bahwa ibu Hikmah sudah mau hadir memenuhi undangan kami. Kami menyadari bahwa kami masih banyak kekurangan yang akan kami perbaiki, baik melalui pelatihan atau pembiasaan-pembiasaan dalam bertindak dan bertutur kata, “ungkap dr. Siska.
Dari pertemuan tersebut kedua belah pihak bersepakat untuk mengakhiri persoalan yang sempat viral di media sosial dan saling memaafkan. Pihak RS berjanji akan memperbaiki kekurangan yang ada, karena hal tersebut demi kemajuan RSUD. SM JAMALLUDIN I KKU menjadi semakin berkembang dari segi pelayanannya.
Penulis: Sandi
Editor: Verry












