Pekanbaru, Riau – Beritainvestigasi.com. 5 orang Anggota Grib Jaya yang menjadi korban pengeroyokan dengan tangan kosong dan senjata tajam di lokasi Kebun Kelompok Tani Andalan, Desa Sako Margasari, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kuansing, pada Kamis (10/04/2025), membuat laporan di Polres Kuansing, Riau dengan bukti laporan nomor : STPL/28/IV/2025, sesuai arahan dari Kapolda Riau. Dimana sebelumnya ke 5 korban telah divisum di RSUD Teluk Kuantan. Minggu (13/04/2025).Dari keterangan Korban, salah seorang pengeroyok memaki korban dengan kata-kata kotor dan mengintimidasi, bahkan dari orang-orang yang mengeroyok mengatakan kami adalah lebih dari PKI, biar kalian rasakan dan jangan coba- coba masuk ke lokasi kebun jika ingin hidup.
Atas kejadian ini 300 Anggota GRIB Kota Pekanbaru, GRIB Kab. Kuansing dan GRIB Kab. Kampar akan kembali mendatang lokasi kebun tersebut untuk mengambil alih dan mengamankan aset tersebut.
“Untuk menghindari kontak fisik di lokasi, maka kami minta agar pihak kepolisian mengamankan lokasi tersebut dari gerombolan yang telah menguasai dan mengambil hasil kebun tersebut selama ini,” ujar Melky Sinaga kepada Awak Media, Jumat (11/04/2025) di Pekanbaru.Atas kejadian ini pihak GRIB tidak akan mentolerir setiap upaya yang menghalangi upaya penguasaan lahan milik Kelompok Tani (Koptan) Andalan yang telah dikuasakan kepada Ketua GRIB Kota Pekanbaru, Melky Sinaga.
“Kita akan ambil alih lahan tersebut apapun resikonya. Karena Saya telah mendapatkan Kuasa dari Kelompok Tani (Koptan),” ungkap Melky.
Atas kejadian ini 300 Anggota GRIB Kota Pekanbaru, GRIB Kab. Kuansing dan GRIB Kab. Kampar akan kembali mendatang lokasi kebun tersebut untuk mengambil alih dan mengamankan aset tersebut.
“Untuk menghindari kontak fisik di lokasi, maka kami minta agar pihak kepolisian mengamankan lokasi tersebut dari gerombolan yang telah menguasai dan mengambil hasil kebun tersebut selama ini,” ujar Melky Sinaga kepada Awak Media, Jumat (11/04/2025) di Pekanbaru.Atas kejadian ini pihak GRIB tidak akan mentolerir setiap upaya yang menghalangi upaya penguasaan lahan milik Kelompok Tani (Koptan) Andalan yang telah dikuasakan kepada Ketua GRIB Kota Pekanbaru, Melky Sinaga.
“Kita akan ambil alih lahan tersebut apapun resikonya. Karena Saya telah mendapatkan Kuasa dari Kelompok Tani (Koptan),” ungkap Melky.Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh penjelasan dari pihak Polres Kuantan Singingi (Kuansing) terkait motif pengeroyokan tersebut.















