
Ketapang, Kalbar- Beritainvestigasi.com. Tokoh Pemuda Kecamatan Manis Mata, Fransmini Ora Rudini, SH., MH., CPHRM., CIRP., CHRA., CRM menyoroti adanya dugaan Gratifikasi yang dilakukan oleh Oknum Bakal Calon Pilkades di Desa Asam Besar kepada Oknum di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Ketapang.
Frans menyampaikan kritik pedas kepada oknum Calon Kades dan Oknum ASN, serta menyayangkan apa yang dilakukan dapat merusak demokrasi dan merusak citra diri.
“Jika informasi terkait adanya dugaan Gratifikasi yang dilakukan oleh Oknum Bakal Calon Pilkades Desa Asam Besar kepada Oknum ASN di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa tersebut untuk bisa mendapatkan soal dan jawaban saat Tes CAT, tentu hal tersebut sangat kami sayangkan karena dapat merusak dan merugikan Citra daripada Balon lain dan Dinas PMD itu sendiri, ” katanya saat dikonfirmasi.
Dia juga meminta kepada Panitia Penyelenggara Pilkades Asam Besar untuk dapat menindaklanjuti adanya dugaan Gratifikasi tersebut untuk dapat ditindaklanjuti lebih lanjut sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Selain itu, Fransmini juga meminta agar Panitia Penyelenggara Pilkades di Desa Asam Besar untuk menindaklanjuti dugaan tersebut, jika terbukti maka Panitia Penyelenggara Pilkades di Desa Asam Besar harus melaporkan kepada Panitia Penyelenggara Pilkades di Dinas PMD agar dapat Mendiskualifikasi Oknum Balon Pilkades tersebut dan melakukan Tes CAT ulang dengan soal yang berbeda dari sebelumnya.
“Jika benar adanya dugaan Gratifikasi, ini bisa masuk dalam ranah pidana bagi Oknum Balon Kades dan Oknum ASN di Dinas PMD tersebut. Panitia Penyelenggara Pilkades di Desa Asam Besar bisa segera bersurat kepada Panitia Penyelenggara Pilkades di Dinas PMD agar hasil tes CAT yang sudah dilaksanakan dapat di hold dan dilakukan tes CAT ulang, “tegasnya.
Menurut Frans, Panitia Penyelenggara Pilkades harus tetap menjaga Netralitas karena kalau Penyelenggara tidak Netral maka harus dipertanggung jawabkan secara hukum dan dapat merusak serta mencederai nilai – nilai demokrasi.
Sementara, Panitia penyelenggara belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini sampai ke meja redaksi. Ttim masih berupaya menghubungi panitia untuk dimintai klarifikasi dan penjelasan.
ST/Tim
Sumber: Fransmini














