Emak-Emak Perwiritan Ngamuk dan Bakar 3 Kafe Remang- Remang

Riau, Rohul2402 Dilihat

Rokan Hulu, Riau – Beritainvestigasi.com. Meski sering didemo oleh Warga setempat namun Kafe remang -remang kian menjamur di Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Rokan Hulu (Rohul) Riau.

Puncaknya, setidaknya ada 50 puluhan orang Emak- emak Perwiritan dari 2 (dua) desa, yakni dari Desa Rambah dan Desa Rambah Muda kembali mendemo Kafe Remang -remang tersebut dan membakar 3 (tiga) Kafe yang meresahkan warga setempat yang diduga dijadikan tempat maksiat, Rabu (27/07/2023) sore.

“Ketiganya dibakar akibat kekesalan warga terhadap aktifitas di warung yang memang menyediakan minuman keras (alkohol) dan lengkap dengan wanita penghiburnya,” beber Warga setempat yang enggan disebut identitas.

Informasi dihimpun Tim Media ini dari lapangan, bahwa sebelumnya sudah ada perjanjian tertulis antara Warga dengan Pemilik warung (Kafe,red) agar tidak membuka lagi aktifitas warung remang -remang tersebut (tutup) .

“Sebenarnya dulu sudah ada perjanjian, tak bisa beroperasi, kok sekarang makin banyak, wajarlah emak-emak kesal dan sangat marah,” sebut Warga lainnya pasca peristiwa.

Aksi emak emak ini juga dipicu akibat atau efek dari viralnya sebuah video Vulgar yang memperlihatkan seorang Pelayan warung dan pengunjung melakukan adegan tidak senonoh dan tersebar di Media Sosial (Medsos) Facebook.

“Emosi Emak-emak ini memuncak setelah menonton video viral itu,” timpal warga lainnya.

Sementara itu, menyikapi peristiwa yang terjadi, Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono langsung gerak cepat dan langsung mengumpulkan para pihak terkait termasuk Satpol PP Rohul dan Tokoh Masyarakat.

Kapolres Rohul mengadakan pertemuan mendadak dengan pihak TNI, Satpol PP Rohul, Kades Rambah dan lainnya untuk membahas masalah tersebut.

“Tadi kita sudah bahas persoalan yang terjadi tadi sore. Dari hasil kesepakatan bersama hari ini, Kamis ( 27/07/2023), Satpol PP Rohul akan menertibkan semua warung (kafe remang-remang) yang tak berizin di wilayah hukum Kabupaten Rokan Hulu, termasuk di Kecamatan Rambah Hilir,” tegas AKBP Budi Setiyono kepada wartawan saat berada di Mapolsek Rambah Hilir.

Kapolres menyebut, dalam penertiban itu, TNI – Polri sifatnya hanya membantu pihak Satpol PP saat melakukan penertiban ke lapangan.

“Intinya kita hanya back-up Satpol PP saat melakukan penertiban,” tegas Kapolres, pada Rabu (26/07/2023) malam.

Terpisah, Kapolsek Rambah, Ipda Deby Ashar, S.H tampaknya sangat sibuk ketika dikonfirmasi media Ini.

“Bentar..bentar ya, ini lagi di lapangan mengurai masalah semalam, kata Ipda Deby kepada Media Beritainvestigasi.com, Kamis (27/07/2023) pagi.


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *