Gawat..! Limbah minyak Cemari Ekosistem Laut di Perairan Bintan Pesisir

 

Ket : Kondisi Pasir putih yang terlihat Kotor, akibat pembuangan limbah minyak (photo : Berita investigasi.Com)

Bintan-BeritaInvestigasi.Com, Permasalahan limbah minyak di Bintan menjadi langganan di akhir tahun tentunya hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karna berdampak langsung kepada Nelayan sekitar. Sabtu (25/9) malam

Menurut keterangan Ketua DPW (Dewan Perwakilan Wilayah) Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Provisi Kepulauan Riau (Kepri), Syukur Hariyanto, S.IP kejadian ini masih terus berlangsung dan merusak ekosistem dan terumbu karang perairan Bintan pesisir.

“Kejadian ini sudah menjadi langganan tiap tahun, mengotori pantai pesisir, merusak terumbu karang dan menyulitkan nelayan tradisional,” terangnya Syukur saat diwawancarai melalui media telepon.

Menurut dugaan Syukur kejadian ini dilakukan oleh kapal Asing yang masuk keperbatasan dan membuang limbah di perairan Bintan pesisir.

“Jadi secara prosedur mereka harus mencuci Tankinya di Malaysia atau Singapore, karna biaya nya besar, jadi oknum-oknum tertentu melakukan di tengah laut,” tuturnya.

“Mereka membuang limbah minyak tidak secara langsung, mereka bungkus dulu baru mereka buang,” tambahnya.

Ketua Umum DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Kabupaten Bintan, H. Baini mengharapkan perhatian khusus dari Pemerintah Pusat, maupun Provinsi Kepri.

“Sudah banyak Kawan-kawan yang mengluhkan masalah limbah ini, kalau terus berulang-ulang kasihan para nelayan dan terumbu karang di laut,” jelas baini

Dalam penyampaiannya, Baini meminta perhatian dari Pemerintah dan aparat setempat terhadap kejadian tersebut yang merugikan para nelayan. (Budi)

 


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *