Luar Biasa ! Ribuan Masyarakat Hadiri Sholat Ied 1445 H di Halaman Mapolda Riau

Riau, Rohul582 Dilihat

Pekanbaru, Riau – Beritainvestigasi.com. Momen perayaan Hari Besar Idul Fitri 1445 H tahun ini, Polda Riau menggandeng PHBI Kel. Cinta Raja, Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru, dalam rangka menggelar Sholat Idul fitri 1445 H /2024 M.

Antusiasme Warga pun tak terbendung, ribuan Warga menghadiri dan tumpah ruah memenuhi halaman Mapolda Riau.

Dengan mengusung Tema “Bulan Ramadhan, Nuzul Qur’an dan Idul fitri meningkatkan kualitas iman dan taqwa Personil Polri siap wujudkan Kamtibmas untuk Indonesia Maju”. Acara tersebut digelar di Halaman Mapolda Riau, Rabu pagi (10/04/2024).

Dalam acara tersebut, tampak hadir langsung Kapolda Riau, Irjen. Pol. Mohammad Iqbal bersama Keluarga dan Wakapolda Riau, Brigjen.Pol. K. Rahmadi beserta keluarga, Para PJU Polda Riau beserta keluarga dan Anggota Polda Riau, serta ribuan Warga Masyarakat sekitar Polda Riau.

Ustad DR. (HC) Nazri, S.Thi., M.Pd, memimpin Sholat Idul Fitri sebagai Imam, sementara Ustad DR. H. Muliardi M.Pd., Plt Kakanwil Kemenag Provinsi Riau, sebagai Khatib.

Ustad H. Muliardi sebagai Khatib dalam Khutbahnya tak lupa menyampaikan puji syukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita semuanya atas kemenangan Idul Fitri.

Ada beberapa hal yang menjadi point penting tentang Ramadhan yang telah kita lalui bersama, sebut Ustad Muliardi, diantaranya tentang kejujuran, tentang Taubat atas Dosa dan perbuatan keji, tentang akhlak tingkah laku dan perbuatan.

“Ramadhan mengajarkan kita tentang kejujuran, jauh dari sifat pembohong, mengakui dan bertaubat atas dosa yang telah diperbuat serta ahklak tingkah laku perbuatan yang diajarkan selama Ramadhan,” nasihat Khatib dalam Khutbahnya.

Ditempat yang sama, Plt. Kakanwil Kemenag Provinsi Riau ini juga membahas tentang nilai-nilai mulia yang tak bisa dipisahkan dengan iman dan taqwa.

“Sesungguhnya keimanan dan taqwa tidak terpisah dari nilai -nilai kemuliaan,” ucapnya.

Bangsa kita dibangun dengan pondasi religius, jangan sampai negara kita dijauhkan dari Agama yang selama ini kita pegang teguh.

“Sudah mulai ada yang ingin membawa Agama dijauhkan dari Negara dan membawa ke arah sekuler, Kita menjaga Negara tetap religius adalah amalan dari Pancasila. Tentu, Religius yang mencerahkan dan memajukan Ummat salah satunya dengan mewujudkan Akhlakul Karimah sebagai karakter utama dalam kehidupan,” sebut Ustadz Muliardi

Di akhir Khutbahnya, Ustad Muliardi mengajak semua Umat bersyukur dan memohon kepada Allah SWT agar diberi hidayah untuk tetap menjaga nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari -hari. Suasana kebersamaan dan kesatuan semakin terasa dalam momentum yang sakral ini, memperkuat semangat untuk membangun Indonesia yang berlandaskan pada nilai -nilai Agama dan kebajikan.

Acara berlangsung khidmat, aman, tertib dan lancar (kondusif) hingga usai.


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *