Masyarakat Sei Lekop Sangat Membutuhkan Mobil Jenazah, Akankah Ada Keperdulian Pemerintah Ataupun Pihak Swasta

Bintan, Kepri2197 Dilihat

Bintan, Kepri- Beritainvestigasi.com
Tahun 2012 Silam, Kelurahan Sei Lekop benar mendapat bantuan Mobil Jenasah dari Dana Kepedulian Terhadap Masyarakat (DKTM) oleh PT Bintan Nusa Multi, Gunung kijang, Kala itu Hasan S.Sos menjabat sebagai Lurah Sei Lekop, ungkap Didit Ibrahim Jeio Tambusay

Didit yang juga sebagai Supir dan merangkap sebagai Staf Honorer Kelurahan Sei Lekop menyampaikan, dengan adanya mobil jenasah di Kelurahan Sei Lekop, warga Kelurahan Gunung Lengkuas juga sangat terbantu, ketika ada Warganya yang meninggal dunia.

Saat awak media menjumpai Didit di kedai kopi Aswad mengatakan, keberadaan mobil jenasah di kelurahan Sei Lekop sangat membantu warga yang mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. Disamping itu, mobil jenasah tersebut juga melayani warga yang membutuhkan, seperti warga Kelurahan Gunung Lengkuas, Kelurahan Kijang Kota maupun Desa Gunung Kijang (Kp.Banjar dan Kp. Melayu), ucap nya.

Seiring waktu berjalan, dan tahun demi tahun, Didit mengalami kesulitan terkait kerusakan pada mobil dan BBM mobil namun demikian, Didit tetap berusaha untuk menjalankan mobil jenasah demi kepentingan masyarakat banyak. Dan di tahun 2021, mobil jenasah benar benar rusak dan tanpa ada yang peduli, sehingga mobil jenasah tidak beroperasi lagi, kata nya.

Semenjak mobil jenasah rusak atau tidak beroperasi lagi, warga Sei Lekop sangat merasa kewalahan ketika ada warga yang meninggal dunia, dan bersamaan dengan ada warga Kijang Kota yang meninggal dunia, terpaksa harus menunggu.

Didit selaku RW 1 Sei Lekop berharap, agar Pemerintah ataupun pihak swasta turut perduli serta memperhatikan kebutuhan masyarakat terkait pengadaan mobil jenasah di Bintan Timur, khususnya Kelurahan Sei Lekop, sebut nya. (Vins)


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *