Ketapang, Kalbar – Beritainvestigasi.com Pemerintah Kabupaten Ketapang kembali menegaskan komitmen pemerataan pembangunan infrastruktur hingga wilayah pedalaman. Hal itu ditandai dengan peresmian Jembatan Karab di Desa Mekar Raya, Kecamatan Simpang Dua, oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, Senin (2/3/2026).
Peresmian tersebut menjadi momentum penting setelah jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat akhirnya resmi difungsikan. Infrastruktur ini dinilai strategis karena menjadi penghubung utama aktivitas sosial dan ekonomi warga, termasuk distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, serta layanan kesehatan.
Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Karab bukan proses instan. Ia menyebut proyek tersebut melalui tahapan panjang dan pengawalan berkelanjutan hingga akhirnya rampung secara fisik pada tahun lalu dan kini resmi dioperasikan.
“Kita patut bersyukur karena jembatan yang sejak lama diharapkan masyarakat akhirnya terwujud. Saya mengikuti dan mengawal prosesnya sejak awal. Ini bukti komitmen kita menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Dorong Ekonomi dan Pangkas Biaya Logistik
Keberadaan Jembatan Karab diyakini akan memangkas waktu tempuh antarwilayah sekaligus menekan biaya transportasi warga. Selama ini, keterbatasan akses penyeberangan menjadi hambatan mobilitas, terutama saat musim hujan.
Dengan jembatan permanen tersebut, arus barang dan jasa di kawasan Simpang Dua diproyeksikan semakin lancar. Perputaran ekonomi desa diharapkan meningkat, terutama bagi petani dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada akses distribusi darat.
“Pembangunan ini bagian dari komitmen kami memastikan masyarakat pedalaman mendapatkan akses yang layak, aman, dan berkelanjutan. Infrastruktur bukan sekadar bangunan fisik, tetapi fondasi pertumbuhan ekonomi,” tegas Bupati.
Tanggung Jawab Bersama
Bupati juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya berkelanjutan. Ia meminta pemerintah desa bersama warga memastikan infrastruktur tersebut tetap terpelihara dengan baik.
Sementara itu, Kepala Desa Mekar Raya, Toni, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, Jembatan Karab telah lama dinantikan karena sebelumnya akses warga masih terbatas dan rawan terganggu.
“Dengan jembatan ini, aktivitas masyarakat akan jauh lebih lancar. Kami optimistis desa akan berkembang lebih pesat,” ujarnya.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan disaksikan unsur Forkopimcam, perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, mencerminkan harapan besar terhadap dampak jangka panjang pembangunan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Ketapang menegaskan akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar secara bertahap di berbagai kecamatan sebagai bagian dari strategi memperkuat konektivitas antarwilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi desa.
Verry














