Videonya Viral, Romi- Amru Layak Jadi Pemimpin Kayong Utara

Kayong Utara, Kalbar – Beritainvestigasi.com Senin(14/10/2024) Beberapa video di akun media sosial Romi Amru (RW-AM) telah mendapat tayangan sebanyak ribuan bahkan hingga mendekati seratus ribu vews.

Rata rata video yang diunggah di akun tersebut berdurasi 1 – 30 menit, yang berisikan ajakan untuk memilih pasangan nomor urut 2 yakni Romi Amru.

Kemduian ada dua film biografi Romi dan Amru berdurasi 28 menit dan 17 menit juga mendapatkan sebanyak puluhan ribu tayang. Dan hingga saat ini terus bertambah, dalam satu hari rata mendapat 5 hingga 10 ribu vews sejak di upload pada tanggal 4 Oktober 2024.

Menurut Raden Jumadi salah seorang tokoh pemuda asal Simpang Hilir melihat hal tersebut sebagai respon positif dari masyarakat Kayong Utara.

“ Sudut pendang cerita yang diangkat dari kisah pak Romi dari kalangan orang biasa sangat menarik. Disitu terdapat perjalanan hidup dan perjuangan dari seorang Romi Wijaya yang luar biasa. Saya berharap kisah beliau ini bisa menjadi motivasi untuk kami anak muda di KKU dan daerah2 lain, ”ungkap Jumadi.

Masih menurut Jumadi bahwa film mengenai Romi Wijaya juga mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat Kayong Utara.

“ Masyarakat sebagian besar pengguna android dapat menelusuri kisah hidup dan perjuangan beliau. Sebagian besar setelah menonton ingin berjumpa dengan sosok pak Romi Wijaya,”tandas Jumadi.

Di lain pihak, Jumardi Hermanto satu diantara tokoh pemuda milenial memberikan komentarnya terkait film Romi Amru. Menurutnya dengan adanya rekaman vidio, berita atau dokumentasi terkait kegiatan sosialisasi ROMA (Romi Amru) sangat baik.

“ Saya pikir dari kegiatan tersebut masyarakat bisa menilai paslon mana yang layak atau tidaknya untuk memimpin daerah, ”ujar Juma.

Terkait beredarnya Vidio/berita pasangan ROMA yang viral mencapai 100 ribu views menurut Juma sangat wajar, sebab menurutnya masyarakat berpikir mungkin mereka yang layak jadi pemimpin kedepannya.

“Selanjutnya kami tingggal menunggu video debat antara paslon urut 1 dan 2, karena dari situ untuk kedua paslon diuji layak atau tidaknya jadi pemimpin, dan kami pemuda dapat menilai serta memantapkan pilihan, ”pungkas Juma.

MH/Red

Sumber: Akun Medsos 


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *