
Kutai Kartanegara.– Beritainvestigasi.com. Jalan poros Samarinda – Melak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kaltim ramai jadi sorotan Warga Kaltim. Pasalnya, jalan penghubung Kabupaten Kukar dan Kubar tersebut rusak parah.
Warga Kecamatan Muara Muntai dan Kota Bangun, Kukar mengeluhkan keadaan jalan raya yang rusak parah di Desa Lebak Cilong, Muara Leka, Perian dan SP III. Bagaimana tidak, jalan yang sudah lama rusak tersebut belum juga mendapat perhatian dari Pemkab Kukar
Salah seorang Supir truk pemuat pasir tujuan Gusi, Melak, Papake (45) mengaku lelah dengan kondisi jalan yang rusak dan berlobang. Ia mengeluhkan profesi sebagai seorang supir. Dirinya merasa khawatir terhadap keselamatan berlalu lintas mengingat kondisi jalan yang rusak, padahal menurutnya, pemerintah selama ini mengetahui, namun jalan tak kunjung diperbaiki.
“Sampai Gusi (Kubar) rusak semua, Supir supir ya pada malas semua lihat jalan begini, karena ada yang takut juga bawa muatan. Kalau masalah pendapatan, biasanya bisa dapat 2 sampai 3 Rit, sekarang cuma 1 rit saja. Harapan Saya kepada pemerintah, kalau bisa sesegera mungkin jalannya diperbaiki, karena kalau dibiarkan jalan seperti ini tambah parah,” ungkapnya pada Awak Meedia, Sabtu (06/05/2023).
Pengendara dan warga sekitar menilai kerusakan jalan poros Samarinda – Melak tersebut akibat dari banyaknya aktifitas mobil tronton dan mobilisasi alat berat yang memakai jalan umum. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang pengendara motor asal Kembang Janggut Imansyah (53) yang baru pulang dari Melak.
Imansyah mengaku sampai dua kali ganti ban motor lantaran jalan rusak dan berlobang. Ia membandingkan kondisi jalan raya di Kubar dan Kukar.
“Kalau terlalu banyak alat berat yang lewat, jalan pasti rusak. Karena kekuatan jalan mungkin tidak sesuai dengan beban yang melintas. Di Kutai Barat sana jalannya mulus, tapi begitu masuk di Kukar, inggang sakit semua, ban motor sampai dua kali bocor. Yang parah mulai di Desa Perian sampai SP III. Kami berharap Bupati Kukar lebih perhatian terhadap akses warga terutama sekali jalan umum,” tutur Iman.















