
Jambi – Beritainvestigasi.com. Misteri kematian Almarhum BrigPol J menjadi perhatian Publik Nasional (Booming-red), khususnya Pihak Keluarga yang sangat berharap Polri segera mengungkap kasus tersebut secara terang-benderang atau tidak ada yang ditutup-tutupi.
Terkait adanya informasi akan dilakukan autopsi ulang (Ekshumasi) atas jenazah almarhum Brigpol J 2 (dua) pekan lagi, maka Keluarga dan Pemuda Batak Bersatu (PBB) wilayah Jambi khawatir adanya pencurian jenazah Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. Makam tersebut dijaga ketat 24 Jam oleh 10 orang Personil anggota Ormas PBB, terutama saat malam hari. Keluarga dan PBB secara bergantian menjaga makam tersebut.
“Jenazahnya (Brigadir J) ini bukti utama, setelah adanya persetujuan dari Polri terkait autopsi ulang, maka kami jaga. Takut ada pencurian jenazah,” kata Pembina Pemuda Batak Bersatu Jambi, Royanto Situmorang melalui sambungan telepon kepada wartawan, Jumat (22/07/2022).
Royanto mengaku heran mengapa sejak disetujui tindakan autopsi ulang oleh Polri, keluarga Brigadir J maupun pengacara belum diberikan informasi pasti, kapan autopsi ulang dilakukan. Maka dari itu, untuk menghindari pencurian jenazah Brigadir J, keluarga dan PBB bekerja sama menjaga makam. Penjagaan dilakukan sejak Rabu (20/07/2022) sore, dengan pemasangan lampu penerangan di lokasi Makam Almarhum.
“Kita juga akan pasang tenda dan lampu tambahan. Untuk berjaga-jaga apabila autopsi bisa berlanjut di malam hari,” kata Royanto, dikutip dari Kompas.com.
Pemasangan lampu, kata Pendeta muda ini, sangat penting agar saat berjaga di malam hari, pandangan sangat terang dan jelas. Penjagaan dilakukan setiap hari, siang dan malam. Penjagaan semakin diperketat saat malam hari.
Diberitakan sebelumnya, mendiang Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat dimakamkan di dekat makam opungnya, di Pemakaman Umum Desa Suka Makmur, Simpang Yanto Unit 1 Sungai Bahar, Kabupaten Muaro, Jambi.(hen’s/tim).
Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).















